Dr. Tiar Anwar Bachtiar Soroti Pentingnya Referensi yang Benar dalam Pembelajaran Sejarah Islam

Sebuah majelis yang sangat istimewa, menghadirkan sejarawan Islam, Dr. H. Tiar Anwar Bachtiar, S.S., M.Hum., dalam kegiatan majelis bersama jajaran PPTQ Qoryatul Qur’an, pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan lantai dua Komplek 06 Asemlegi Gabeng tersebut dihadiri Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I., jajaran direktorat, Tim Leadership, serta ustaz-ustazah terpilih.

Dr. Tiar Anwar Bachtiar adalah seorang sejarawan Islam, akademisi, dan tokoh Persatuan Islam (PERSIS) asal Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Ketua IAI PERSIS Garut periode 2024–2028 dan anggota Dewan Pendidikan Nasional sejak awal 2026.

Dr. Tiar Anwar Bachtiar
Dr. Tiar Anwar Bachtiar tekankan pentingnya pemilihan referensi sejarah

Sejarawan kelahiran Ciamis pada 20 Juni 1979 ini telah menyelesaikan seluruh jenjang pendidikan tinggi hingga gelar Doktor di bidang Ilmu Sejarah di Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia.

Selain aktif sebagai Ketua Bidang Tarbiyah PP PERSIS dan peneliti di INSISTS, beliau dikenal produktif menulis buku-buku seputar sejarah perkembangan Islam serta pertarungan pemikiran keislaman di Nusantara.

Salah satu poin penting dalam penyampaiannya, Dr. Tiar menyoroti persoalan sumber rujukan yang digunakan dalam pembelajaran sejarah Islam. Pemilihan referensi berpengaruh terhadap cara seseorang memahami dan menafsirkan berbagai peristiwa sejarah.

Karya-karya sejarawan Muslim, termasuk yang ditulis dalam bahasa Arab, menjadi bagian penting dari khazanah yang perlu diperhatikan. Penggunaan berbagai sumber secara kritis diperlukan agar pembelajaran tidak hanya bergantung pada satu sudut pandang.

Persoalan ini berkaitan dengan cara generasi Muslim mengenali sejarahnya sendiri. Sejarah tidak cukup dipelajari melalui nama tokoh, urutan peristiwa, dan tahun kejadian. Peserta didik juga perlu memahami latar belakang, konteks, serta nilai yang dapat diambil dari perjalanan umat Islam.

Pemahaman sejarah yang baik diharapkan dapat membantu santri membangun wawasan keislaman dan identitas diri. Dengan demikian, sejarah menjadi sarana untuk memahami pengalaman generasi terdahulu sekaligus mengambil pelajaran bagi kehidupan masa kini.

Pembahasan tersebut penting bagi lembaga pendidikan pesantren. Penguatan materi sejarah perlu disertai upaya memilih sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, memperkaya bahan bacaan, dan membimbing santri agar mampu menelaah informasi secara kritis.

Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran sejarah Islam diharapkan tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi turut membentuk cara berpikir dan pemahaman santri terhadap perjalanan peradaban Islam.

Pemahaman pada sejarah Islam dengan referensi yang benar, akan menjadikan generasi muda Muslim lebih mencintai agamanya dan lebih bangga dengan identitas keislamannya.

Posting Komentar untuk "Dr. Tiar Anwar Bachtiar Soroti Pentingnya Referensi yang Benar dalam Pembelajaran Sejarah Islam"