Dokter Rosyid Ridho, M.M.R., pendiri sekaligus pemilik Rumah Sakit Amal Sehat di Slogohimo, Wonogiri, berkenan mengisi sesi pembinaan hari ketiga RISE Camp 2026, Kamis pagi, 15 Oktober 2026, di Bumi Perkemahan QQ Alasombo.
Di hadapan para mahasantri dari enam Ma’had Aly, beliau mengingatkan bahwa handphone (HP) yang menjadi sarana komunikasi dan memperoleh informasi, dapat menjadi alat yang melemahkan generasi muda apabila tidak digunakan secara bijak.
Dokter Rosyid mengingatkan bahwa perkembangan teknologi perlu disikapi dengan kewaspadaan. Perangkat yang berada di tangan generasi muda dapat memberikan manfaat besar, tetapi juga berpotensi menjadi sarana yang melemahkan apabila penggunanya tidak mampu mengendalikan diri.
![]() |
| Dokter Rosyid ingatkan bahwa HP adalah senjata melemahkan generasi muda Muslim |
Beliau mengajak para peserta untuk menyadari bahwa HP dapat memengaruhi pola pikir, kebiasaan, dan orientasi hidup seseorang. Karena itu, generasi muda Muslim perlu memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten dan tawaran yang dapat menjauhkan mereka dari nilai-nilai Islam.
“Senjata-senjata yang digunakan oleh musuh-musuh kita untuk memerangi kita, untuk menjajah kita, untuk melemahkan kita, untuk mengalahkan kita, itu ada di saku kita, ada di tangan kita,” ungkap beliau.
Ketidakmampuan menggunakan teknologi secara bijak dapat membuat seseorang terjebak dalam pengaruh yang merugikan dirinya sendiri. Maka, kita perlu memiliki kendali diri dan menjadikan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan, bukan justru kehilangan waktu, fokus, dan semangat beribadah karenanya.
Selain mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan teknologi, Dokter Rosyid menghubungkan persoalan tersebut dengan doa perlindungan yang dibaca sebelum salam dalam salat. Manusia membutuhkan pertolongan Allah Swt. untuk menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Doa tersebut menjadi bagian penting dari ikhtiar seorang Muslim agar terhindar dari fitnah kehidupan dunia dan fitnah Dajjal. Tantangan kehidupan modern, termasuk berbagai tawaran kenyamanan dan kenikmatan, perlu dihadapi dengan keimanan dan kesadaran akan tujuan hidup.
“Hanya Allah yang bisa menjaga kita, menyelamatkan kita dari fitnah kehidupan dunia, dari fitnah Dajjal. Hanya Allah yang bisa menjaga kita, melindungi kita, menyelamatkan kita dari tawaran kenyamanan dan kenikmatan hidup yang sekarang ini disuguhkan kepada kita semua.”
Dokter pendiri PPTQ Baitul Qur’an Wonogiri ini mengajak para peserta untuk memahami doa sebagai bacaan dalam salat, dengan menghayati maknanya sebagai permohonan perlindungan kepada Allah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Perkembangan teknologi dan berbagai pengaruh kehidupan modern disikapi dengan memadukan ikhtiar, pengendalian diri, dan doa, sehingga tidak kehilangan keimanan, kedisiplinan ibadah, dan komitmen terhadap perjuangan Islam.

Posting Komentar untuk "Pembinaan Peserta RISE Camp, Dokter Rosyid Ridho Ingatkan agar Waspada Menggunakan HP dan Berlindung terhadap Fitnah Dunia"