Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 di PPTQ Qoryatul Qur’an diawali dengan apel pembukaan pada Sabtu pagi, 24 Oktober 2026. Pembina apel oleh Ustaz Bilal Ahmad Mubarok, S.Pd.
Dalam amanatnya, Ustaz Bilal mengingatkan para santri bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau ajang untuk mencari kemenangan, melainkan sarana menanamkan nilai kesiapsiagaan dan pengorbanan dalam perjuangan di jalan Allah.
Di hadapan seluruh santri putra unit MTs dan MA, Ustaz Bilal mengajak peserta apel untuk memahami kembali makna peringatan Hari Santri. Semangat perjuangan para santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia perlu menjadi inspirasi untuk membangun kesiapan diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
![]() |
| Ustaz Bilal Ahmad menyampaikan amanat dalam apel pembukaan lomba PBB |
Beliau kemudian mengaitkan kegiatan lomba PBB dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Anfal ayat 60 tentang perintah mempersiapkan kekuatan untuk menghadapi berbagai kemungkinan. “Orang yang bersiap tidak akan rugi. Maka siapkan diri kalian,” tegas beliau.
Ustaz Bilal menjelaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya diperlukan ketika keadaan sedang genting. Dalam kondisi aman sekalipun, seorang muslim tetap diperintahkan untuk mempersiapkan diri. Kesiapan meliputi kekuatan fisik, mental, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Swt.
Beliau juga mengingatkan bahwa umat Islam perlu membangun kekuatan dan tidak terlena dengan keadaan yang nyaman. Setiap keletihan bahkan luka, akan bernilai di sisi Allah ketika niatnya benar.
Ustaz Bilal turut menjelaskan tentang infak yang dihimpun dari para santri untuk mendukung pelaksanaan kegiatan lomba PBB. Beliau menegaskan bahwa infak tersebut bukan untuk menyediakan hadiah perlombaan, sebab hadiah telah disiapkan oleh sponsor.
“Infak yang kalian berikan untuk kegiatan pada pagi hari ini bukan untuk hadiah. Hadiah itu dari sponsor. Tapi infak yang kalian kumpulkan itu adalah untuk kegiatan pada pagi hari ini,” jelas beliau.
Ustaz Bilal mengingatkan bahwa pengorbanan di jalan Allah tidak hanya dilakukan dengan fisik, tetapi juga melalui harta. Beliau mengajak para santri untuk memahami bahwa infak bukanlah sesuatu yang sia-sia.
Keterlibatan santri dengan berinfak untuk kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran, bahwa harta yang dikeluarkan dengan ikhlas di jalan Allah akan mendapatkan balasan yang lebih baik.
Beliau kemudian mengutip firman Allah Swt., dalam Surah Ash-Shaff ayat 10–12 tentang perniagaan yang dapat menyelamatkan orang-orang beriman dari azab yang pedih.
![]() |
| Apel pembukaan lomba PBB di Komplek Jonggring Saloka |
Ayat tersebut menjelaskan bahwa keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya serta kesungguhan berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa merupakan jalan menuju ampunan dan surga-Nya.
Menurut Ustaz Bilal, kehidupan seorang muslim hendaknya berorientasi pada kemenangan hakiki, bukan semata-mata keberhasilan duniawi.
Beliau juga mengutip Surah Ali Imran ayat 185 yang menjelaskan bahwa orang yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga merupakan orang yang memperoleh kemenangan.
“Menang itu berarti sukses. Maka sukses itu seperti apa? Kesuksesan bagi kaum Muslimin adalah ketika bisa dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga-Nya,” ungkap beliau.
Ustaz Bilal mengingatkan para santri agar meluruskan niat dalam mengikuti perlombaan. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan yang harus dikejar. Kesiapan diri, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menjalani proses juga merupakan bagian dari hasil yang patut disyukuri.
Beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan semangat dan menjadikan setiap proses sebagai sarana pembelajaran. “Kalaupun enggak menang, kalian sudah dapat niat melakukan persiapan berjuang,” tutur beliau.
Amanat tersebut menjadi pengingat bagi para santri bahwa lomba PBB dalam rangka Hari Santri Nasional ini menjadi bagian dari pembinaan karakter santri agar senantiasa siap, disiplin, dan memiliki orientasi perjuangan yang berlandaskan keimanan kepada Allah Swt.
Apel pembukaan kemudian ditandai dengan pembacaan basmalah bersama, dilanjutkan seruan takbir sebagai pembuka kegiatan lomba PBB Hari Santri Nasional 2026 di PPTQ Qoryatul Qur’an.


Posting Komentar untuk "Pembukaan Lomba PBB Hari Santri 2026, Ustaz Bilal Ahmad Mubarok Tekankan Pentingnya Santri Melatih Kesiapsiagaan"