PPTQ Qoryatul Qur’an menerima kunjungan silaturahmi dari Ustaz Farid Ahmad Okbah, Lc., M.A., pada Senin, 29 Juni 2026. Beliau tiba di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 06 Asemlegi Gabeng, sekira pukul 06.00 WIB. Hanya sekitar tiga jam waktu beliau, karena mau mengisi kegiatan di Ma’had Aly Baitul Hikmah Sukoharjo.
Berkenan menyambut langsung Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I., beserta segenap jajaran direktorat. Hadir pula Ustaz Didik Efendi, S.T. mewakili yayasan dan pendiri pesantren. Ustaz Farid Okbah datang didampingi oleh Ustaz Hanif Abu Faiz dan Ustaz Hidayat Al Magribi.
Tamu dijamu di Aula Al Mabrur dalam majelis ramah tamah yang berlangsung dengan suasana hangat penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, Ustaz Setyadi memperkenalkan para asatiz yang hadir menyambut. Obrolan berlangsung santai namun sarat dengan gagasan dan pengalaman dakwah.
![]() |
| Kehadiran Ustaz Farid Okbah diterima di Komplek 06 Asemlegi Gabeng |
Ustaz Setyadi memperkenalkan dakwah PPTQ Qoryatul Qur’an serta menyampaikan selayang pandang tentang kiprah pesantren di tengah masyarakat. Berbagai program pendidikan, pembinaan santri, dakwah, serta pengabdian sosial yang telah dijalankan menjadi bagian dari upaya pesantren dalam berkontribusi bagi umat dan bangsa.
Dalam perbincangan yang berlangsung dengan suasana santai tersebut, banyak hal disampaikan oleh Ustaz Farid Ahmad Okbah. Di antaranya, beliau menyampaikan bahwa Pancasila sejatinya mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Islam.
Menurut beliau, selama ini masih sedikit ulama yang mengulas kesesuaian antara Islam dan Pancasila sehingga sering kali pemaknaannya justru dilakukan oleh pihak-pihak yang kurang memahami perspektif Islam. Beliau menegaskan bahwa pada hakikatnya Islam dan Pancasila bukanlah dua hal yang bertentangan.
Beliau juga mengajak untuk mengambil pelajaran dari metode dakwah para Wali Sanga yang berhasil membumikan Islam di Nusantara. Keberhasilan dakwah mereka, menurut beliau, tidak hanya ditopang oleh ceramah dan khutbah.
Dakwah para wali lebih melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat, seperti membantu pembangunan irigasi, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta hadir di tengah umat dalam berbagai urusan kehidupan.
Ustaz Farid Ahmad Okbah menekankan pentingnya merangkul berbagai elemen umat Islam dalam dakwah. Beliau menyarankan agar hubungan baik terus dibangun dengan berbagai kalangan muslim, sehingga terwujud sinergi yang semakin kuat dalam melayani umat.
Ustaz Farid Okbah menyampaikan bahwa sebuah peradaban yang kokoh dibangun di atas empat pilar utama, yaitu sosial kemasyarakatan, ekonomi, budaya, dan teknologi. Keempat aspek tersebut perlu mendapatkan perhatian yang seimbang agar lahir masyarakat yang maju dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
![]() |
| Ustaz Farid Okbah berkunjung ke komplek-komplek pesantren |
Usai majelis ramah tamah, Ustaz Farid Ahmad Okbah diajak berkeliling melihat beberapa unit dan komplek pesantren. Rombongan melewati Komplek 03 Babadan, Komplek 02 Pucung, Komplek 05 Alasombo, Bumi Perkemahan QQ, Pereng View Manyaran, Komplek 07 Jetis, dan Komplek 08 Jonggring Saloka.
Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi yang berharga sekaligus sarana bertukar gagasan mengenai dakwah, pendidikan, dan pembangunan peradaban Islam di Indonesia. Semoga silaturahmi ini menjadi wasilah lahirnya sinergi dakwah yang lebih luas di masa mendatang.


Posting Komentar untuk "PPTQ Qoryatul Qur’an Terima Kunjungan Silaturahmi Ustaz Farid Ahmad Okbah"