Daurah Ilmiah Syar’iyah Berbahasa Arab bersama Syekh Dr. Muhammad Said Bakr kembali berlanjut pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat dan waktu yang sama dengan hari sebelumnya, yakni di Lantai 2 Komplek 06 Asemlegi Gabeng, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Sebagaimana hari sebelumnya, daurah ini diikuti oleh para ustaz dan ustazah PPTQ Qoryatul Qur’an, jajaran Direktorat PPTQ Qoryatul Qur’an, serta perwakilan ustaz dari Ma’had Baitul Hikmah dan Ma’had Fursan Al Birru. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Arab tanpa penerjemah, sebagai bentuk penguatan kompetensi bahasa dan keilmuan peserta.
![]() |
| Syekh Dr. Muhammad Said Bakr membedah kitab beliau |
Pembahasan difokuskan pada lanjutan bedah kitab “Falisthiina wal Quds, Ta’shilan wa Tafshilan” karya Syekh Dr. Muhammad Said Bakr, dengan mengkaji bab keenam hingga bab kedelapan. Bab keenam membahas Palestina dan Al-Quds di masa yang akan datang, dengan penjelasan berbasis dalil syar’i dan pandangan para ulama terkait janji Allah serta sunnatullah dalam sejarah umat.
Selanjutnya, pada bab ketujuh, Syekh mengulas berbagai syubhat atau kerancuan pemikiran seputar Palestina yang kerap beredar di tengah umat, sekaligus menyampaikan bantahan ilmiah dan argumentatif terhadap syubhat-syubhat tersebut.
![]() |
| Asatizah menyimak daurah dengan antusias |
Adapun bab kedelapan menegaskan kewajiban umat Islam dalam membebaskan Palestina dan Al-Quds. Syekh menjelaskan kewajiban tersebut dari sudut pandang akidah, syariat, dan tanggung jawab kolektif umat, dengan penekanan bahwa perjuangan membela Al-Quds harus dilandasi ilmu.
Para peserta kembali diminta membacakan kaidah-kaidah pada setiap bab secara bergiliran, disertai dialog dua arah yang intens. Antusiasme peserta tampak konsisten, baik dalam mengajukan pertanyaan maupun dalam menjawab pertanyaan yang dilemparkan langsung oleh Syekh.
Sebagai penutup rangkaian daurah, setelah Salat Asar dilaksanakan penyerahan syahadah atau sertifikat langsung dari Syekh Dr. Muhammad Said Bakr kepada seluruh peserta, sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan peserta dalam mengikuti daurah ilmiah selama dua hari penuh.
Melalui daurah ini, diharapkan para peserta memiliki pemahaman yang utuh dan komprehensif tentang isu Palestina dan Al-Quds, tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga dari perspektif akidah, syariat, dan tanggung jawab umat Islam di masa kini dan masa mendatang.
Kontributor: Ustaz Salman Al Hawari


Posting Komentar untuk "Lanjutan Daurah Berbahasa Arab bersama Syekh Dr. Muhammad Said Bakr: Kupas Masa Depan Palestina hingga Kewajiban Pembebasan Al-Quds"