Santri kelas XII A MATQ Qoryatul Qur’an Komplek Jetis, asal Klaten
Pada sebuah momen tukar kado, saya mendapatkan kado sebuah buku dari teman saya yang berjudul “Hidupku Kenapa Gini-Gini Aja”. Saya pribadi juga tertarik dengan buku ini karena judulnya yang unik. Dan ternyata, banyak sekali pelajaran setelah menuntaskan bacanya.
- Judul buku: Hidupku Kenapa Gini-Gini Aja
- Penulis: Ahmad Rifai Rif’an
- Penerbit: Syalmahat Publishing
- Tahun terbit: Cetakan pertama, 2023
- ISBN: 978-623-5269-39-9
- Tebal buku: viii + 120 halaman
Ahmad Rifai Rif’an pernah menjalani pendidikan nonformal di Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Lamongan. Nilai-nilai religi dan wejangan dari kiai di pondok inilah yang kemudian banyak menginspirasi tulisan serta buku-buku motivasi Islam yang ia terbitkan hingga menjadi best seller di Gramedia.
![]() |
| Yosi Rahmawati membaca buku “Hidupku Kenapa Gini-Gini Aja” |
Buku yang saya baca ini berjenis self-improvement. Di dalamnya, penulis memaparkan agar kita jangan sampai terlalu sibuk dengan upaya untuk mempertahankan citra di dunia ini.
Kita sebagai makhluk ciptaan-Nya sudah diberi tugas, yakni hidup sesuai dengan panduan yang sudah diberikan oleh Allah Swt. dan tuntunan yang diteladankan oleh Rasulullah saw.
Banyak sekali kutipan menarik dalam buku ini. Di antaranya adalah: “Saat kita berusaha memenuhi ekspektasi orang lain, kita akan menemukan apa yang sebenarnya penting bagi hidup kita.” (hal. 2)
Ada juga kutipan lain yang cukup menarik. “Jangan takut menunjukkan dirimu apa adanya. Fokus saja, berjuang. Kritik dari orang lain adalah suara yang akan redup dengan sendirinya saat kehidupanmu sudah menakjubkan.” (hal. 38)
Buku ini juga bermanfaat untuk menyadarkan kita agar tidak terlalu mengikuti ekspektasi dan mendengarkan kata-kata orang lain, karena hidup ini adalah milik kita dan milik Sang Pengatur yang berhak mengatur segalanya sesuai kehendak-Nya.
![]() |
| Cover buku “Hidupku Kenapa Gini-Gini Aja” |
Hal yang saya sukai dari buku ini adalah jenis kertasnya yang nyaman untuk membaca, yaitu kertas bookpaper, serta isinya yang memaparkan kenyataan-kenyataan hidup. Kekurangannya, bagi saya, tidak adanya gambar dan terlalu banyak kalimat pengandaian.
Saya merekomendasikan buku ini untuk remaja yang sedang merasa hidupnya tidak memiliki tujuan atau sedang mengalami tekanan hidup. Bacalah buku ini dan temukan beribu manfaat di dalamnya.
Terakhir, saya berterima kasih kepada penulis yang telah menulis karya yang mengingatkan saya kepada Sang Pencipta. Terima kasih juga kepada teman-teman saya yang telah memberikan buku ini sebagai kado sehingga saya bisa membaca salah satu karya Ahmad Rifai Rif’an.


Posting Komentar untuk "Resensi Buku “Hidupku Kenapa Gini-Gini Aja” Karya Ahmad Rifa’i Rif’an: Jangan Terlalu Mengikuti Ekspektasi"