Apel Pagi Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Babadan, Ustazah Umi Lathifah Motivasi Mahasantriwati Jadi Pejuang Dakwah

Ma’had Aly Qoryatul Qur’an menggelar apel pagi pada Senin, 12 Oktober 2026, pukul 08.30–09.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di halaman Komplek 03 Babadan ini diikuti oleh para mahasantriwati dan ustazah Babadan, dengan Ustazah Umi Lathifah sebagai pemateri.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menanamkan kedisiplinan sekaligus membangkitkan semangat mahasantriwati sebelum memulai perjuangan thalabul ilmi atau menuntut ilmu.

Melalui apel pagi ini, para mahasantriwati diharapkan dapat mempersiapkan diri, memperkuat tekad, dan menjalani setiap aktivitas dengan penuh kesungguhan.

Apel pagi
Apel pagi Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Babadan 

Dalam penyampaian motivasinya, Ustazah Umi Lathifah menekankan pentingnya memperbaiki niat dalam menuntut ilmu. Beliau mengingatkan bahwa hasil yang diperoleh seseorang bergantung pada apa yang diusahakannya.

Oleh karena itu, mahasantriwati perlu senantiasa meluruskan niat, meningkatkan kesungguhan, dan memperhatikan kualitas usaha dalam setiap proses belajar.

Beliau juga mengingatkan kembali visi dan misi Ma’had Aly Qoryatul Qur’an serta menjelaskan makna murabbi dan mujahid dakwah. Mahasantriwati diharapkan bisa mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mampu membina umat dan berjuang dalam dakwah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kedisiplinan dan kesiapan menghadapi berbagai keadaan menjadi hal yang harus ditanamkan sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Umi Lathifah mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Al-An’am ayat 125 tentang kelapangan dada dalam menerima Islam sebagai salah satu tanda hidayah Allah.

فَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ اَنْ يَّهْدِيَهٗ يَشْرَحْ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِۚ وَمَنْ يُّرِدْ اَنْ يُّضِلَّهٗ يَجْعَلْ صَدْرَهٗ ضَيِّقًا حَرَجًا كَاَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَاۤءِۗ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللّٰهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ ۝١٢٥

“Maka, siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Siapa yang Dia kehendaki menjadi sesat, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak seakan-akan dia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al-An’am: 125)

Mahasantriwati diajak untuk terus memperbaiki diri, menjaga niat, serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Hidayah hendaknya disyukuri dengan ketaatan dan diwujudkan melalui kesediaan untuk terus belajar, beramal, dan memperbaiki akhlak.

Ustazah Umi Lathifah juga menegaskan agar mahasantriwati senantiasa siap dalam berbagai keadaan. Kesiapan tersebut mencakup kesiapan mental, kedisiplinan, kesungguhan belajar, serta kemauan untuk menjalankan amanah dan menghadapi tantangan dalam perjalanan menuntut ilmu.

Dengan niat yang lurus, kedisiplinan, dan kesiapan diri, perjuangan menuntut ilmu diharapkan dapat menjadi jalan untuk membentuk pribadi yang berilmu, berakhlak, serta siap mengemban amanah sebagai murabbi dan mujahid dakwah.

Kontributor: Ustazah Refa ‘Ulya’ Nufaisah

Posting Komentar untuk "Apel Pagi Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Babadan, Ustazah Umi Lathifah Motivasi Mahasantriwati Jadi Pejuang Dakwah"