Apel Hari Santri 2026 PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek Pucung, Ustaz Nasrudin Ajak Santriwati Teladani Perjuangan Ulama

PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 02 Pucung menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman pendapa komplek pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB.

Apel HSN 2026 ini diikuti oleh seluruh ustazah, guru madrasah, serta santriwati MATQ Qoryatul Qur’an Komplek 02 Pucung. Pembina apel oleh Ustaz Nasrudin selaku Kepala Komplek.

Apel ini diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan santri sebagai generasi penerus bangsa, sekaligus mengenang sejarah Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari.

HSN 2026
Ustaz Nasrudin sampaikan amanat pada apel HSN 2026 di Komplek Pucung 

Melalui peringatan ini, para santriwati diharapkan semakin memahami peran santri dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneladani perjuangan para ulama terdahulu.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan visi dan misi, amanat pembina apel, serta doa bersama. Ustaz Nasrudin selaku pembina apel menyampaikan amanat kepada seluruh peserta.

Ustaz Nashrudin mengulas sejarah perjuangan para pahlawan Islam dan peran ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Beliau menekankan bahwa ulama dan santri memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa.

Kontribusi besar itu dilakukan para ulama bersama para santrinya, melalui perjuangan, pengorbanan, dan semangat mempertahankan tanah air. Bagi para ulama, perjuangan itu adalah jihad di jalan Allah.

Beliau juga mengingatkan bahwa memperingati HSN tidak cukup hanya dengan mengenang peristiwa bersejarah. Momentum ini harus menjadi sarana membangkitkan kembali semangat juang.

Selain itu, peringatan HSN sekaligus menjadi sarana mengintrospeksi diri, terutama dalam melihat sejauh mana para santri telah meneladani perjuangan ulama dan santri terdahulu.

Menurut beliau, semangat perjuangan tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui kesungguhan dalam menuntut ilmu dan memperbaiki diri.

Santri hendaknya mampu melawan rasa malas, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan kesungguhan dalam menjalankan kewajiban dan meraih cita-cita.

HSN 2026
Foto bersama setelah apel HSN 2026

Perjuangan santri pada masa kini tidak selalu diwujudkan melalui perlawanan fisik, tetapi juga melalui perjuangan melawan kelemahan diri, menjaga akhlak, memperdalam ilmu, dan mengamalkannya untuk kemaslahatan umat.

Melalui apel HSN 2026 ini, pesantren berharap semangat nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, dan keteladanan terhadap perjuangan ulama semakin tertanam dalam diri para santriwati.

Dengan demikian, santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.

Kontributor: Ustazah Khonsa’ Azzimatul Qolbina

Posting Komentar untuk "Apel Hari Santri 2026 PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek Pucung, Ustaz Nasrudin Ajak Santriwati Teladani Perjuangan Ulama"