Santri Kelas XI Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an Tuntaskan Kajian Kitab Nazham Al-Maqshud

Santri kelas XI Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an berhasil menuntaskan pembelajaran kitab Nazham Al-Maqshud dalam program dirosah kelas yang berlangsung di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 08 Jonggring Saloka.

Pembelajaran yang diampu oleh Ustaz Zakki Zayrofi, B.A. ini dimulai pada 26 Agustus 2026 dan selesai pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Kamis.

Selama kurang lebih satu bulan, para santri mempelajari dasar-dasar ilmu sharaf melalui bait-bait nazham yang ringkas namun padat makna. Program ini menjadi salah satu ikhtiar pesantren dalam memperkuat kemampuan bahasa Arab para santri sebagai bekal memahami literatur Islam klasik.

Kitab Nazham Al-Maqshud merupakan karya Syekh Ahmad bin Abdurrahim At-Thahthawi yang sangat populer di kalangan pesantren. Kitab ini disusun dalam bentuk nazham atau syair sebanyak 113 bait.

Kitab Nazham Al-Maqshud
Santri berhasil selesaikan kajian Kitab Nazham Al-Maqshud 

Kitab Nazham Al-Maqshud membahas kaidah-kaidah ilmu sharaf secara sistematis. Melalui bentuk syair tersebut, materi menjadi lebih mudah dihafal dan dipahami oleh para santri.

Secara garis besar, kitab ini berfokus pada pembahasan perubahan bentuk kata dalam bahasa Arab, khususnya perubahan pada fi’il (kata kerja). Di dalamnya dijelaskan berbagai pembahasan penting, mulai dari fi’il tsulatsi, fi’il ruba’i, fi’il mazid, hingga hukum-hukum perubahan huruf illat yang sering dijumpai dalam struktur bahasa Arab. Kitab ini juga membahas kaidah tashrif, pembagian fi’il, serta berbagai bentuk perubahan kata yang menjadi fondasi ilmu sharaf.

Ustaz Zakki Zayrofi menjelaskan bahwa pembelajaran kitab ini bertujuan membantu santri memahami perubahan kata dalam bahasa Arab sehingga mereka mampu mengenali berbagai bentuk kata yang berasal dari satu akar kata.

Pemahaman tersebut sangat penting untuk mencegah kesalahan dalam membaca, mengucapkan, maupun menuliskan kosakata bahasa Arab. Sedikit saja salah maka maknanya juga akan berbeda.

Lebih jauh, ilmu sharaf yang dipelajari melalui Nazham Al-Maqshud menjadi modal dasar yang tidak dapat dipisahkan dari ilmu nahwu. Kedua ilmu tersebut merupakan kunci untuk membaca dan memahami kitab-kitab kuning, menelaah Al-Qur’an dan hadis, serta menggali hukum-hukum Islam secara lebih akurat.

Para ulama sejak dahulu menempatkan ilmu nahwu dan sharaf sebagai fondasi utama sebelum seseorang mendalami cabang-cabang ilmu syariat lainnya.

Salah satu kelebihan kitab ini adalah penyajiannya yang ringkas namun mencakup pembahasan penting dalam ilmu sharaf. Bentuk nazham memudahkan santri menghafal kaidah-kaidah yang kompleks, sementara urutan pembahasannya membantu mereka memahami perubahan kata secara bertahap.

Karena itulah Nazham Al-Maqshud masih diajarkan secara luas di berbagai pesantren hingga saat ini dan menjadi salah satu rujukan dasar dalam pembelajaran ilmu sharaf.

Melalui pembelajaran kitab ini, para santri diharapkan tidak hanya mampu menghafal bait-bait nazham, tetapi juga memahami penerapannya dalam membaca teks Arab. Dengan bekal tersebut, mereka dapat lebih percaya diri dalam mengkaji kitab-kitab turats dan memahami kandungan Al-Qur’an maupun hadis secara lebih mendalam.

Selesainya kajian Nazham Al-Maqshud menjadi salah satu capaian penting bagi santri kelas XI Ta’jil dalam perjalanan menuntut ilmu. Semoga ilmu yang telah dipelajari menjadi bekal yang bermanfaat, memperkuat kemampuan bahasa Arab para santri, serta mengantarkan mereka menjadi penuntut ilmu yang tekun dan istikamah.

Posting Komentar untuk "Santri Kelas XI Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an Tuntaskan Kajian Kitab Nazham Al-Maqshud"