Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Tuntaskan Kajian Tadabbur Surat Al-Fatihah Menggunakan Kitab Tahrikul Janan

Mahasantri Semester 3 Ma’had Aly Qoryatul Qur’an menuntaskan kajian Tadabbur Surat Al-Fatihah menggunakan kitab Tahrikul Janan (Penggetar Jiwa) karya Syekh Isham bin Shalih Al-'Uwaid dari Markaz Tadabbur Al-Qur’an.

Kajian yang berlangsung selama tiga pekan tersebut dilaksanakan di Komplek Lembah Pereng View Manyaran dan diampu oleh Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd. Penutupan kajian dilaksanakan pada Kamis, 28 Safar 1448 H bertepatan dengan 13 Agustus 2026 M.

Selama tiga pekan, para mahasantri mempelajari kandungan Surat Al-Fatihah secara mendalam melalui pendekatan tadabbur, yaitu upaya memahami, menghayati, dan mengamalkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kitab Tahrikul Janan yang menjadi rujukan dalam kajian ini merupakan karya yang secara khusus membahas Surat Al-Fatihah sebagai Ummul Qur’an (induk Al-Qur’an). Melalui kitab tersebut, peserta diajak untuk tidak hanya membaca Al-Fatihah sebagai bacaan wajib dalam salat, tetapi juga memahami kandungan maknanya sehingga dapat menghadirkan kekhusyukan.

Dalam kajian tersebut, para mahasantri mempelajari berbagai tema penting, di antaranya keutamaan Surat Al-Fatihah dan kedudukannya yang agung dalam Al-Qur’an, kandungan makna setiap ayat, kunci kebahagiaan melalui pengamalan nilai-nilai Al-Fatihah, adab berdoa yang diajarkan dalam surat tersebut, serta kedudukan basmalah dan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.

Ust. Faris Ahmad
Ustaz Faris Ahmad bersama para mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an 

Selain itu, pembahasan juga menyoroti hubungan antara rububiyah Allah dan penghambaan manusia yang tergambar dalam ayat iyyâka na‘budu wa iyyâka nasta‘în. Para mahasantri diajak merenungi makna penghambaan, ketergantungan kepada Allah, serta pentingnya memohon petunjuk melalui ayat ihdinash shirâthal mustaqîm sebagai kebutuhan utama seorang mukmin dalam menjalani kehidupan.

Suasana kajian berlangsung dengan penuh perhatian dan interaksi. Setiap pembahasan tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi diarahkan pada penghayatan dan implementasi nilai-nilai Al-Fatihah dalam ibadah, akhlak, dan aktivitas sehari-hari. Hal ini sejalan dengan tujuan utama tadabbur Al-Qur’an, yaitu menghadirkan perubahan positif dalam diri seorang muslim.

Kitab Tahrikul Janan
Sampul Kitab Tahrikul Janan

Selesainya kajian Kitab Tahrikul Janan menjadi bekal untuk terus menghidupkan pesan-pesan Al-Fatihah dalam kehidupan mahasantri. Sebab, hakikat tadabbur bukan sekadar memahami makna ayat, melainkan menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk yang membimbing hati, memperbaiki amal, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Diharapkan, ilmu yang diperoleh selama kajian dapat menumbuhkan kemudahan dalam beramal saleh. Dengan demikian, Surat Al-Fatihah yang merupakan bacaan yang diulang setiap hari, bisa benar-benar hadir sebagai pedoman hidup yang membentuk karakter dan kepribadian seorang mukmin.

Posting Komentar untuk "Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Tuntaskan Kajian Tadabbur Surat Al-Fatihah Menggunakan Kitab Tahrikul Janan"