Khutbah Ta’aruf PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2026/2027, Ustaz Zuhal Abdurrahman Ajak Wali Santri Percayakan Pendidikan Anak ke Pesantren

PPTQ Qoryatul Qur’an menggelar kegiatan Awalussanah dan Khutbah Ta’aruf Tahun Ajaran 2026/2027 pada Ahad pagi, 12 Juli 2026) pukul 08.00 WIB di halaman timur Komplek 06 Asemlegi Gabeng.

Kegiatan ini menjadi momentum penyambutan santri dan mahasantri baru dari berbagai unit pendidikan, yaitu TAUD, MITQ, INeS, MTsTQ, ISTECH, MATQ, dan Ma’had Aly, diantar orang tua masing-masing.

Dalam kesempatan ini, Ustaz K.H. Zuhal Abdurrahman, Lc., M.A. berkenan menyampaikan tausiah yang meneguhkan peran pesantren sebagai benteng pendidikan generasi di tengah derasnya arus perkembangan zaman.

Mengawali tausiah, beliau mengaku terharu melihat perkembangan PPTQ Qoryatul Qur’an. “Saya hadir ke acara ini meneteskan air mata kesyukuran. Di desa yang terpencil ini ada pesantren yang santrinya tidak kurang dari 1.000 orang,” ungkap beliau.

Ust. Zuhal Abdurrahman
Ustaz Zuhal terharu dengan semangat orang tua menitipkan anak ke pesantren 

Ustaz Zuhal terharu, ternyata masih banyak orang tua yang percaya kepada pondok pesantren untuk membimbing putra-putrinya menjadi pejuang yang hebat, luar biasa, dan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Beliau menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas pemimpinnya. Menurutnya, apabila negeri ini dipimpin oleh para santri yang jujur dan amanah, maka Indonesia dapat menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Ustaz Zuhal juga mengingatkan bahwa mendidik anak pada era digital saat ini jauh lebih berat dibandingkan masa lalu. Anak-anak dapat menjelajahi berbagai informasi dari seluruh dunia melalui teknologi meskipun secara fisik berada di rumah. Kondisi tersebut menghadirkan berbagai risiko yang sering kali tidak disadari oleh orang tua.

“Anak kita secara fisik mungkin ada di kamar rumah, tetapi sebenarnya mereka sedang berselancar ke mana-mana. Di situlah banyak bahaya yang mengintai,” jelas beliau mengingatkan para wali santri.

Beliau menilai pesantren menjadi salah satu solusi terbaik dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda. Di pesantren, para santri tidak hanya mendapatkan pendidikan agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum secara seimbang.

“Di pesantren pendidikan itu lengkap. Seratus persen ilmu agama dan seratus persen ilmu umum, sehingga dapatnya dua ratus persen. Inilah yang melahirkan generasi ulul albab,” tutur Ustaz Zuhal.

Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena banyak lulusan PPTQ Qoryatul Qur’an yang berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan ada yang mengabdikan diri melalui institusi TNI.

Ustaz Zuhal Abdurrahman juga menekankan bahwa alasan utama memilih pesantren adalah karena Al-Qur’an. Menurut beliau, kemuliaan hidup seseorang sangat erat kaitannya dengan kedekatan terhadap Al-Qur’an.

Selain ilmu, pesantren juga menjadi tempat pembinaan akhlak. Kecerdasan tanpa akhlak tidak akan membawa kebaikan yang sempurna. Fenomena berkurangnya penghormatan kepada orang tua dan guru menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab melalui pendidikan karakter di pesantren.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya keikhlasan dalam proses belajar dan mengajar. Ruh keikhlasan menjadi faktor utama keberkahan ilmu. Santri yang ikhlas menerima pelajaran dan guru yang ikhlas mengajar akan menghadirkan keberkahan yang besar dalam proses pendidikan.

Kehidupan pesantren mendidik para santri untuk hidup sederhana, mandiri, dan peduli terhadap sesama. Tidak ada perlakuan istimewa berdasarkan latar belakang keluarga sehingga seluruh santri belajar berdiri di atas kemampuan sendiri serta terbiasa membantu orang lain.

Beliau pun mengajak para orang tua untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pesantren dalam mendidik putra-putri mereka. Dengan kepercayaan yang kuat dari wali santri, proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal.

Menutup tausiahnya, Ustaz Zuhal mengutip nasihat almarhum K.H. Hasan Abdullah Sahal dari Pondok Modern Darussalam Gontor, “Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu karena menuntut ilmu agama daripada kamu nanti menangis karena anak-anakmu lalai urusan akhirat.

Posting Komentar untuk "Khutbah Ta’aruf PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2026/2027, Ustaz Zuhal Abdurrahman Ajak Wali Santri Percayakan Pendidikan Anak ke Pesantren"