Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an Paparkan Capaian Pendidikan dan Prestasi Tahfizh Santri pada Haflah Akhirussanah 2026

Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Agus Umar Ar-Rifa’i, S.Pd.I., menyampaikan laporan pendidikan dalam acara Haflah Akhirussanah Santri MTsTQ Qoryatul Qur’an yang diselenggarakan pada Ahad pagi, 14 Juni 2026, di halaman timur PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 06 Asemlegi Gabeng.

Beliau mengawali dengan menyampaikan sekilas profil MTsTQ Qoryatul Qur’an yang berdiri pada tahun 2020 dan terus mengalami perkembangan yang signifikan. Saat ini, santri putra menempati Komplek 01 Kauman 2, sedangkan santri putri berada di Komplek 06 Asemlegi Gabeng. Jumlah santri aktif yang menempuh pendidikan di MTsTQ Qoryatul Qur’an mencapai 382 santri.

Pada Haflah Akhirussanah tahun ini, sebanyak 132 santri mengikuti prosesi wisuda dan pelepasan setelah menyelesaikan masa pendidikan selama tiga tahun. Momentum pagi menjadi wujud rasa syukur atas berbagai capaian yang diraih madrasah selama enam tahun perjalanannya.

Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an
Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an sampaikan laporan pendidikan 

Ustaz Agus Umar Ar-Rifa’i menyampaikan bahwa pada tahun 2025 MTsTQ Qoryatul Qur’an memperoleh kemudahan dari Allah Ta’ala dengan terbitnya izin operasional madrasah secara mandiri. Selain itu, madrasah juga berhasil meraih akreditasi A serta terpilih sebagai Madrasah Adiwiyata tingkat Kabupaten Sukoharjo.

Beliau menjelaskan bahwa pendidikan di MTsTQ Qoryatul Qur’an dibangun di atas pembelajaran berbasis iman, Al-Qur’an, ibadah, dan life skill. Melalui sistem pendidikan tersebut, madrasah menargetkan tujuh karakter lulusan yang menjadi ciri khas pendidikan MTsTQ Qoryatul Qur’an.

Ketujuh karakter tersebut meliputi Adib, yaitu santri yang berakhlak mulia dan terbiasa menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun); Abid, yaitu santri yang benar dan tertib dalam beribadah; Alim, yaitu santri yang berakidah lurus, cerdas, serta memiliki ilmu yang mumpuni; Mutqinul Hifzh, yaitu santri yang memiliki hafalan kuat dan bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar.

Kemudian Qoid dan Mujahid, yaitu santri yang mandiri, sehat, serta kuat jasmani dan rohani; Dai, yaitu santri yang memiliki bekal untuk terjun dan berdakwah di tengah masyarakat; serta Jamilul Madhar, yaitu santri yang berpenampilan bersih, rapi, menarik, dan islami.

Dalam bidang akademik, para santri telah mengikuti berbagai rangkaian evaluasi pendidikan, di antaranya Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025, Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026, Asesmen Madrasah Berbasis CBT, Ujian Khitobah Bahasa Indonesia, Ujian Tahfizh, serta Ujian Akhir Pesantren.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah prestasi tahfizh santri. Dengan target kelulusan minimal 15 juz, capaian santri tahun ini tidak hanya memenuhi target, tetapi juga melampauinya.

Dari 49 santri putra yang diwisuda, sebanyak 37 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, sedangkan 12 santri lainnya telah mencapai hafalan di atas 15 juz.

Sementara itu, dari 83 santri putri yang mengikuti wisuda, sebanyak 35 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, 25 santri telah mencapai hafalan di atas 15 juz, dan 7 santri berhasil mencapai target hafalan 15 juz.

Madrasah juga memberikan penghargaan kepada santri berprestasi. Kategori Tahfizh Terbaik diraih oleh Abdullah Nur Hakim dan Ardhanareswari Aurum Arraria. Adapun penghargaan Santri Teladan diberikan kepada Rahmat Hidayah, Faza Muhammad Al Fathin, Izzah Muhana Mumtaza, serta Fidelya Tasya Fitri Yulian.

Menutup laporannya, Ustaz Agus Umar Ar-Rifa’i mengungkapkan rasa syukur atas berbagai nikmat dan kemudahan yang Allah berikan kepada MTsTQ Qoryatul Qur’an dan selalu berharap keberkahan dari Allah Swt.

Beliau berharap para lulusan mampu menjaga adab, ilmu, hafalan Al-Qur’an, dan semangat dakwah yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di pesantren sehingga dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Posting Komentar untuk "Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an Paparkan Capaian Pendidikan dan Prestasi Tahfizh Santri pada Haflah Akhirussanah 2026"