Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Bedah Konstitusi Organisasi (AD/ART) dalam LDK

Sebagai langkah awal membangun kepengurusan yang solid, terarah, dan penuh tanggung jawab, Ma’had Aly Qoryatul Qur’an menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi para mahasantri. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kesiapan calon pengurus organisasi mahasiswa di lingkungan Ma’had Aly.

Sesi pertama sekaligus pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026. Bertempat di Masjid Al Falah kawasan Lembah Pereng View, Manggis, Manyaran, Wonogiri, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB dengan suasana penuh semangat dari para peserta.

Pada sesi pembuka ini, panitia mengangkat tema khusus mengenai pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma’had Aly Qoryatul Qur’an. Tema tersebut dipilih karena dinilai menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi secara tertib, terarah, dan sesuai dengan nilai-nilai pesantren.

LDK
Mahasantri ikuti LDK bersama Ustaz Putra

Hadir dalam kegiatan tersebut para mahasantri putra semester 2 Ma’had Aly Qoryatul Qur’an yang dipersiapkan menjadi calon pengurus BEM, didampingi jajaran ustaz pembimbing serta pemateri utama, Ustaz Muhammad Devi Syahputra atau akrab disapa Ustaz Putra.

Ustaz Putra menjelaskan pentingnya memahami AD/ART sebagai konstitusi organisasi yang menjadi pedoman dalam setiap langkah kepengurusan. Menurut beliau, organisasi yang baik tidak hanya berjalan berdasarkan semangat, tetapi juga harus memiliki aturan yang dipahami dan dijalankan bersama.

Beliau juga menegaskan bahwa setiap pengurus harus mengetahui hak, kewajiban, struktur organisasi, mekanisme musyawarah, hingga tata cara pengambilan keputusan yang tertuang dalam AD/ART. Dengan begitu, setiap program kerja maupun kebijakan organisasi nantinya dapat berjalan sesuai visi dan misi Ma’had Aly serta tetap menjaga nilai kedisiplinan dan amanah.

“LDK ini bertujuan memberikan bekal dan kesiapan mental serta administratif kepada Mahasantri sebelum mereka terjun langsung mengelola organisasi BEM,” ujar Ustaz Putra dalam penyampaian materinya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasantri bisa memahami teori kepemimpinan, sekaligus mampu membangun budaya organisasi yang tertib, profesional, dan penuh tanggung jawab. Pembahasan AD/ART dalam LDK ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menyiapkan kader-kader pemimpin yang siap berkhidmat bagi pesantren dan umat.

Sesi ini menjadi pembuka dari rangkaian panjang kegiatan LDK Ma’had Aly Qoryatul Qur’an. Pada pertemuan-pertemuan berikutnya, para peserta direncanakan akan mendapatkan berbagai materi lanjutan mengenai kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi, serta penguatan karakter kepemimpinan Islami guna semakin mematangkan kemampuan para Mahasantri dalam menjalankan amanah organisasi.

Reporter: Ustaz Salman Al Hawari 

Posting Komentar untuk "Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Bedah Konstitusi Organisasi (AD/ART) dalam LDK"