PPTQ Qoryatul Qur’an Gelar Tasyakuran Pernikahan Ustaz Aditya Putra Pratama dan Ustazah Salwa Assyifa

PPTQ Qoryatul Qur’an melaksanakan tasyakuran pernikahan Ustaz Aditya Putra Pratama dan Ustazah Salwa Assyifa. Dilaksanakan di Gedung MITQ Qoryatul Qur’an pada Jumat, 1 Mei 2026, dimulai pukul 09.00 WIB hingga jelang waktu Salat Jumat.

Acara penuh nuansa kekeluargaan ini dihadiri oleh sesepuh yayasan mulai dari pembina hingga pengurus, para sesepuh pemangku komplek, jajaran direktorat pesantren, serta ustaz dan ustazah PPTQ Qoryatul Qur’an.

Ustaz Aditya Putra Pratama merupakan putra dari Bapak Suparno dan Ibu Ami Morita (almarhumah) asal Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Beliau menikah dengan Ustazah Salwa Assyifa, putri dari Bapak Nurhasan Basri dan Ibu Hasminawati.

Akad nikah keduanya telah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 07.30 WIB di kediaman mempelai perempuan di Dusun Babakan, Pekon Babakan, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Ustaz Adit
Tasyakuran pernikahan Ustaz Adit–Ustazah Salwa 

Sebagai informasi, kedua mempelai sama-sama mengabdi sebagai ustaz dan ustazah di TAUD Qoryatul Qur’an. Tasyakuran ini bentuk doa restu dari keluarga besar pesantren untuk keduanya dalam mengawali kehidupan rumah tangga.

Acara dibuka oleh MC, Ustaz Aldi Hermawan, kemudian dilanjutkan tilawah Al-Qur’an oleh Ustaz Muhammad Rosyid dengan membacakan QS. Ar-Rahman ayat 1-18. Ayat-ayat Al-Qur’an menggema di ruangan, mengingatkan tentang banyaknya nikmat Allah yang harus disyukuri.

Bapak H. Sriyono selaku perwakilan Yayasan Qoryatul Qur’an Kauman, dalam kesempatan sambutan, mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat kebersamaan yang Allah berikan.

Beliau menyampaikan bahwa tasyakuran ini dilaksanakan oleh pesantren karena resepsi di kediaman mempelai terkendala jarak sehingga banyak rekan dari pondok belum dapat menghadirinya secara langsung.

Tasyakuran
Petugas dan pembicara pada acara tasyakuran 

Beliau juga berharap melalui kegiatan tersebut seluruh hadirin dapat memberikan doa restu bagi kedua mempelai agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Tausiah disampaikan oleh Ustaz Didik Efendi, S.T. Beliau menekankan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan rumah tangga, terutama dalam menyikapi pasangan. Menurut beliau, kebiasaan membanding-bandingkan pasangan dengan orang lain dapat menutup pintu kesyukuran.

“Pengantin baru semua terasa indah, namun seiring berjalannya waktu akan muncul berbagai persoalan kehidupan rumah tangga,” ungkap beliau. Karena itu, diperlukan kesiapan mental dan kedewasaan dalam menyikapi setiap ujian.

Ustaz Didik Efendi juga mengingatkan bahwa pasangan ustaz dan ustazah memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat sebagai agen dakwah Islam.

Predikat ustaz, menurut beliau, tidak seharusnya dijadikan alasan untuk membenarkan perilaku yang kurang baik dengan dalih “ustaz juga manusia”. Justru pasangan ustaz dan ustazah diharapkan mampu menjadi teladan bagi umat.

Selain itu, beliau menegaskan bahwa masyarakat umumnya berharap pasangan ustaz dapat membawa dampak kebaikan di lingkungan sekitar, minimal dengan ikut membersamai kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan.

Pernikahan
Suasana tasyakuran pernikahan Ustaz Adit–Ustazah Salwa

Ustaz Didik juga menyampaikan bahwa semakin besar amanah yang Allah berikan, maka semakin besar pula tantangan yang akan dihadapi. Beliau mencontohkan Nabi Musa AS yang harus berdakwah menghadapi Raja Firaun, sosok yang merawat beliau sejak bayi.

Di akhir penyampaian, beliau menegaskan bahwa kekuatan seseorang dalam menghadapi masalah sangat ditentukan oleh cara merespons masalah tersebut. Persoalan yang sama dapat memberikan dampak berbeda ketika disikapi dengan cara yang berbeda pula.

Ustaz Didik menutup dengan doa bersama. Semoga pernikahan Ustaz Aditya Putra Pratama dan Ustazah Salwa Assyifa senantiasa diberkahi Allah Ta’ala serta menjadi keluarga yang istikamah dalam dakwah, sakinah, mawaddah, warahmah, dan diberikan keturunan yang saleh-salihah.

Posting Komentar untuk "PPTQ Qoryatul Qur’an Gelar Tasyakuran Pernikahan Ustaz Aditya Putra Pratama dan Ustazah Salwa Assyifa"