Selasa pagi, 21 April 2026, suasana ceria tampak menyelimuti keberangkatan santri TAUD Qoryatul Qur’an dari Komplek 06 Asemlegi Gabeng. Kegiatan rihlah kali ini diikuti oleh santri kelas besar, yakni kelas Umar bin Abdul Aziz dan Al Ayyubi 2, bersama wali santri masing-masing, serta didampingi oleh ustaz-ustazah TAUD.
Tujuan utama rihlah ini adalah Mini Zoo Jogja Exotarium serta dilanjutkan ke Galuh Tirtonirmolo Waterpark Prambanan. Mini Zoo Jogja Exotarium sendiri merupakan destinasi wisata edukasi satwa yang berlokasi di wilayah Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Tempat ini mengusung konsep kebun binatang mini interaktif, di mana para pengunjung tidak hanya melihat berbagai jenis hewan, tetapi juga dapat berinteraksi langsung, seperti memberi makan, menyentuh, hingga berfoto bersama satwa seperti burung, reptil, rusa, dan kuda.
![]() |
| Santri TAUD Qoryatul Qur'an berkunjung ke Jogja Exotarium |
Jogja Exotarium sangat cocok sebagai pilihan wisata keluarga maupun kegiatan edukatif bagi pelajar, karena memadukan unsur hiburan, pembelajaran, dan kedekatan dengan alam dalam satu tempat yang mudah dijangkau.
Sesampainya di lokasi, seluruh rombongan terlebih dahulu berkumpul di Pendapa Puspowarni. Di sana, santri dan wali santri menikmati snack yang telah disediakan sambil beristirahat sejenak setelah perjalanan. Momen yang tepat untuk menciptakan suasana kebersamaan.
Setelah itu, kegiatan mulai dipandu oleh tim pemandu dari Jogja Exotarium, dengan didampingi ustaz-ustazah untuk membantu mengondisikan santri. Dalam sesi pembukaan, salah satu pemandu, Kak Ihsan, memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan bahwa kegiatan hari itu akan dipandu Kak Ihsan, Kak Syarif, dan Kak Iman.
Kak Ihsan juga menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan diikuti oleh para santri, di antaranya mini outbound serta pengenalan dan interaksi langsung dengan berbagai hewan koleksi Jogja Exotarium. Santri tampak tidak sabar untuk segera mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
Para santri diajak mengikuti mini outbound yang berlangsung dengan penuh keceriaan. Permainan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu putra dan putri, sehingga setiap santri dapat berpartisipasi dengan lebih leluasa dan tertib.
Permainan pertama adalah berebut bola sesuai instruksi dari pemandu. Dalam permainan ini, santri dilatih untuk fokus, mendengarkan perintah dengan baik, serta bergerak cepat dan tepat. Gelak tawa pun pecah saat beberapa santri bereaksi spontan mengikuti instruksi yang diberikan.
Selanjutnya, santri mengikuti permainan memindahkan air dari ember ke dalam stoples yang telah dilubangi kecil-kecil pada bagian tutupnya. Tantangan ini menguji kesabaran dan kerja sama tim, karena air yang dipindahkan tidak boleh tumpah sia-sia.
![]() |
| Keseruan mini outbound bersama Kak Ihsan, Kak Syarif, dan Kak Iman. |
Keseruan semakin bertambah saat permainan memindahkan air menggunakan spons. Santri harus menyerap air dari ember, lalu memerasnya ke dalam wadah dengan cara diduduki. Cara yang unik ini membuat suasana semakin meriah, diiringi tawa riang para santri dan wali yang menyaksikan.
Sebagai bentuk konsekuensi yang menyenangkan, kelompok yang kalah harus menerima hukuman berupa guyuran air dari kelompok pemenang. Momen ini justru menjadi bagian yang paling ditunggu, karena menghadirkan keceriaan dan kebersamaan tanpa rasa canggung.
Permainan dilanjutkan dengan aktivitas membuat ular panjang menggunakan plastik yang diisi air melalui corong. Kegiatan ini membutuhkan kekompakan dan koordinasi antaranggota kelompok agar air dapat mengalir dan memenuhi plastik dengan baik. Permainan yang menjadi sarana eksplorasi yang menyenangkan bagi para santri.
Setelah puas mengikuti rangkaian permainan outbound, para santri kemudian diajak melanjutkan kegiatan ke Zona Satwa. Di area ini, santri mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan berbagai jenis hewan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap makhluk hidup ciptaan Allah.
Beragam satwa diperkenalkan secara langsung kepada santri, mulai dari umbaran kambing yang terdiri dari kambing etawa, domba merino, hingga kambing pygmy. Santri juga berkesempatan melihat burung unta, angsa, dan berbagai jenis ayam yang menarik perhatian mereka.
![]() |
| Melihat dan berinteraksi dengan hewan koleksi Jogja Exotarium |
Tidak hanya itu, terdapat pula hewan-hewan lain seperti berang-berang yang lincah, burung merak dengan bulu yang indah, serta kerbau bule yang sedang tiduran. Di area lain, santri juga dikenalkan dengan kuda poni dan kuda tunggangan, yang menjadi salah satu favorit karena dapat dilihat dari dekat.
Pengalaman semakin lengkap dengan hadirnya satwa eksotis seperti burung macaw yang berwarna-warni, ular, kura-kura, dan iguana. Selain itu, santri juga melihat rusa tutul yang jinak serta kelinci yang lucu dan menggemaskan.
Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga belajar mengenal berbagai jenis hewan beserta karakteristiknya. Interaksi langsung ini menjadi sarana edukasi yang menyenangkan, sekaligus menambah wawasan santri tentang keberagaman ciptaan Allah di alam semesta.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan edukatif dan interaktif di Mini Zoo Jogja Exotarium selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju destinasi berikutnya, yaitu Galuh Tirtonirmolo Waterpark, yang menyediakan berbagai fasilitas dan wahana air yang dirancang untuk segala usia.
![]() |
| Menikmati suasana di Galuh Tirtonirmolo Waterpark |
Sesampainya di lokasi, para santri tampak bergembira menikmati waktu bermain air di berbagai wahana kolam yang tersedia. Kegiatan berenang ini menjadi sarana untuk melepas penat, mempererat kebersamaan dengan teman, serta menutup rangkaian rihlah dengan penuh keceriaan.
Akhirnya, melalui kebersamaan, keceriaan, serta interaksi dengan alam dan sesama, santri belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, dan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan. Semoga dapat membentuk karakter santri menjadi pribadi yang lebih baik.




Posting Komentar untuk "Rihlah Ceria TAUD Qoryatul Qur’an ke Mini Zoo Jogja Exotarium dan Tirtonirmolo Galuh Waterpark Prambanan"