Bekal Dakwah, Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Putra Ikuti Praktik Mengurus Jenazah

Ma’had Aly Qoryatul Qur’an putra menggelar kegiatan Tazwid Semester Akhir dengan sesi perdana berupa praktik mengurus jenazah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Ilmi, Komplek 08 Jonggring Saloka, pada Senin, 20 April 2026, pukul 09.00–11.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasantri semester akhir sebagai bagian dari pembekalan sebelum mereka memasuki masa pengabdian di tengah masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Ustaz Susanto selaku pemateri, Ustaz Khoiruddin sebagai pengasuh Komplek 08 Jonggring Saloka, serta Ustaz Salman Al Hawari.

Acara diawali dengan pembukaan rangkaian Tazwid oleh Ustaz Khoiruddin yang juga bertindak sebagai pembawa acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa praktik mengurus jenazah merupakan salah satu rangkaian penting dalam program Tazwid Semester Akhir.

Ustaz Khoiruddin juga berpesan kepada para mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an putra, agar memperhatikan dan memahami setiap materi yang disampaikan pada setiap sesi yang akan diikuti, sebagai bekal dalam berdakwah.

Mengafani jenazah
Mahasantri putra Ma'had Aly QQ praktik mengafani jenazah

Ustaz Susanto menyampaikan materi seputar tata cara mengurus jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan pentingnya kemampuan ini bagi seorang dai.

Ustaz Susanto menyampaikan bahwa ketika terjun di masyarakat, para mahasantri selaku seorang dai akan dipandang sebagai sosok yang layak dan mampu menangani proses pengurusan jenazah secara syar’i.

“Seorang dai harus bisa mengurus jenazah, karena ketika kita terjun di masyarakat, mereka memandang kitalah yang layak untuk mengurusnya, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan,” ungkap beliau.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik. Para mahasantri dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan tugas yang berbeda-beda, mulai dari berperan sebagai jenazah, petugas yang memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga yang menguburkan.

Praktik ini berlangsung dengan penuh keseriusan dan antusias. Seluruh peserta memperhatikan setiap detail yang menjadi penekanan dalam praktik yang dilakukan ini.

Harapan dari terlaksananya kegiatan ini adalah agar para mahasantri memiliki bekal keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di masyarakat, khususnya dalam menjalankan peran sebagai dai yang siap terjun langsung melayani umat.

Kontributor: Ustaz Salman Al Hawari

Posting Komentar untuk "Bekal Dakwah, Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Putra Ikuti Praktik Mengurus Jenazah"