Santri kelas XI Imtaq MATQ Qoryatul Qur’an Komplek 01 Kauman 1, asal Tulang Bawang
Pernahkah kamu merasa jenuh, bosan, bahkan monoton dalam proses belajar? Pasti pernah. Lalu, apa yang menyebabkan kita merasa bosan? Salah satu sebabnya adalah banyak guru yang mengajar di kelas belum mengerti dan memahami tentang apa itu manajemen kelas atau pengelolaan kelas.
Menurut buku yang saya baca berjudul "Prinsip-Prinsip Manajemen Kelas" karya Salman Rusydie, dalam bab pengertian dan tujuan manajemen kelas, yang dimaksud dengan pengelolaan adalah suatu proses pengawasan yang dilakukan terhadap semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan kebijakan dan pencapaian tujuan umum.
Sementara itu, kelas adalah suatu kelompok manusia yang melakukan kegiatan belajar bersama dengan mendapat pengajaran dari seorang guru. Dari beberapa pengertian tersebut, dapat diambil beberapa kesimpulan, antara lain:
Pertama, manajemen kelas adalah segala usaha yang dilakukan untuk mewujudkan terciptanya suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan, serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai kemampuan mereka.
Kedua, manajemen kelas adalah proses seleksi dan penggunaan alat-alat yang tepat untuk mengatasi problem dan situasi kelas yang kurang efektif, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
Dalam hal ini, guru bertugas menciptakan, memperbaiki, dan memelihara sistem atau organisasi kelas dengan baik. Dengan demikian, anak didik diharapkan dapat memanfaatkan kemampuan, bakat, dan energinya secara efektif.
Ketiga, manajemen kelas merupakan upaya untuk mendayagunakan potensi kelas. Berhubung kelas mempunyai peranan dan fungsi tertentu dalam menunjang keberhasilan proses edukatif, maka hal itu dapat memberikan dorongan dan rangsangan terhadap anak didik untuk belajar. Dalam hal ini, guru harus mampu mengelola situasi dan suasana kelas dengan sebaik-baiknya.
Keempat, manajemen kelas adalah kemampuan guru dalam mendayagunakan potensi kelas, berupa pemberian kesempatan yang seluas-luasnya pada setiap individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan terarah.
![]() |
| Menciptakan Pembelajaran Efektif dengan Manajemen Kelas yang Tepat |
Di samping itu, manajemen kelas juga dapat ditinjau dalam dua hal, yaitu manajemen yang menyangkut keberadaan siswa dan manajemen pengelolaan fisik, seperti ruangan, perabot, serta alat-alat pelajaran. Dengan demikian, manajemen kelas merupakan usaha yang dilakukan secara sadar untuk mengatur proses belajar mengajar secara sistematis.
Sehingga, tujuan kurikulum dapat tercapai. Hal yang perlu kita catat adalah manajemen dilakukan secara sadar; tidak ada istilah kebetulan atau apa adanya. Oleh karena itu, semua guru harus menyiapkan strategi yang matang, di samping mempersiapkan materi pelajaran yang baik.
Tujuan Manajemen Kelas
Secara umum, manajemen kelas bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman sebagai tempat berlangsungnya proses belajar mengajar. Dengan manajemen kelas yang baik, berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi atau proses belajar mengajar dapat diatasi dengan mudah.
Proses belajar mengajar tidak selamanya berjalan mulus sesuai harapan. Dalam perjalanannya, kerap muncul beberapa persoalan, baik yang berasal dari guru, siswa, maupun perangkat pendidikannya. Itulah sebabnya manajemen diperlukan guna mengatasi berbagai hambatan tersebut.
Dengan manajemen yang baik, siswa dapat belajar sesuai dengan latar belakang sosial, emosional, dan intelektual mereka. Oleh karena itu, manajemen kelas bertujuan untuk membantu siswa belajar dan bekerja sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya, serta menciptakan suasana sosial yang baik di dalam kelas.
Dengan kondisi tersebut, diharapkan tercipta kepuasan belajar, suasana disiplin, perkembangan intelektual dan emosional, sikap, serta apresiasi positif bagi para siswa.
Apabila tujuan manajemen kelas sudah tercapai, maka ada dua kemungkinan yang akan dialami siswa sebagai indikator keberhasilan proses manajemen kelas:
Pertama, apabila manajemen tersebut mampu membuat setiap siswa terus belajar dan bekerja, siswa tidak mudah menyerah dan tidak pasif manakala mereka merasa tidak tahu atau kurang memahami tugas yang harus dikerjakan. Setidaknya, siswa masih menunjukkan semangat dan gairah untuk terus mencoba belajar.
Kedua, apabila manajemen tersebut mampu membuat siswa terus melakukan tugas tanpa membuang waktu dengan percuma, siswa akan bekerja secepatnya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya, serta mampu menggunakan waktu belajarnya secara efektif dan efisien.
Dengan manajemen kelas yang tepat, harapannya setiap guru mampu mengajar dengan suasana yang efektif dan menyenangkan, sehingga siswa pun merasa nyaman mengikuti pelajarannya.
Referensi: Buku "Prinsip-Prinsip Manajemen Kelas" karya Salman Rusydie terbitan DIVA Press, Desember 2011

Posting Komentar untuk "Menciptakan Pembelajaran Efektif dengan Manajemen Kelas yang Tepat"