Apel Pagi Santri ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an Bersama Ustaz Agus Umar Ar-Rifa'i: Menjadi Santri Beradab yang Menghormati Guru

Seluruh santri kelas VII ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an mengikuti kegiatan apel pagi pada Senin, 9 Februari 2026 pukul 08.00 WIB. Apel tersebut dilaksanakan di aula lantai atas Kantor Guru dan dihadiri oleh semua santri dan beberapa guru.

Amanat apel disampaikan oleh Kepala Madrasah, Ustaz Agus Umar Ar-Rifa'i, S.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwa apel pagi di awal pekan menjadi sarana evaluasi sikap. Ada waktu untuk bercanda dan ada waktu untuk bersikap serius. Dalam kegiatan apel, sikap serius tersebut diwujudkan melalui kedisiplinan.

Ustaz mengingatkan bahwa santri ISTECH mempelajari sains dan teknologi yang dibalut dengan nilai-nilai Islami. Oleh karena itu, setiap santri harus menjaga adab dan akhlak sebagai bekal dalam menghadapi dan mempelajari kemajuan zaman.

Apel pagi
Ustaz Umar memberi nasihat santri ISTECH

Tidak ada seorang pun yang ingin menjadi orang gagal. Semua menginginkan kesuksesan dunia dan akhirat. Kesuksesan itu diawali dengan menjadi pribadi yang baik, karena kebaikan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan para santri.

Ustaz Umar menasihatkan agar jangan pernah membuka pintu hati untuk berbohong. Jangan membohongi diri sendiri maupun orang lain, karena kebohongan akan menuntun pada kegagalan hidup di dunia dan akhirat.

Beliau juga mengingatkan agar tidak saling menzalimi dan senantiasa menjaga perasaan sesama. Tidak layak bagi seorang santri berbuat keburukan kepada orang lain.

Selanjutnya, Ustaz Umar menasihatkan agar selalu bersyukur. Rasa syukur dapat membersihkan hati. Santri juga diingatkan agar tidak merasa bosan dalam menuntut ilmu, tidak hanya melihat sisi ketidaknyamanan, tetapi mensyukuri kesempatan belajar yang telah diberikan.

Terakhir, Ustaz Umar berpesan agar para santri memanfaatkan bekal ilmu yang diperoleh sebaik-baiknya. Guru mendidik dengan penuh kebaikan. Agar ilmu yang didapat menjadi berkah, maka santri harus menghargai guru, tidak membenci, apalagi meremehkannya.

Ada doa yang bisa kita amalkan agar kita terhindar dari mengetahui aib seorang guru, sehingga kita terhindar dari menyepelekan bahkan membencinya. Maka, keberkahan ilmu akan terjaga.

اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّي وَلَا تُذْهِبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّي

Alloohummastur ‘aiba mu‘allimî ‘annii walaa tudzhib barakata ‘ilmihi minnii

Ya Allah, tutupilah aib guruku dariku, dan jangan Engkau hilangkan berkah ilmunya dariku.”

Dengan doa ini, semoga kita dapat meraih ilmu yang bermanfaat dengan tetap menjaga prasangka yang baik kepada guru-guru kita semua. Berkah ilmu yang kita terima. Amiin..

Posting Komentar untuk "Apel Pagi Santri ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an Bersama Ustaz Agus Umar Ar-Rifa'i: Menjadi Santri Beradab yang Menghormati Guru"