Silatul Ukhuwah dan Pembinaan Keluarga Besar SDM MITQ Qoryatul Qur’an di Umbul Siblarak Klaten

Segenap SDM MITQ Qoryatul Qur’an mengikuti kegiatan silatul ukhuwah dan pembinaan pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Umbul Siblarak, Klaten. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan refreshing ini juga menjadi bentuk ikhtiar untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan madrasah, terutama antar sesama SDM MITQ Qoryatul Qur’an.

Acara dipandu oleh Kepala Madrasah, Ustaz Agus Tansyah, S.Pd.I., yang bertindak selaku pembawa acara. Setelah pembukaan majelis, dilanjutkan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustaz Abdul Mu’in, S.Pd.I. menambah nilai ruhiyah dalam aktivitas kebersamaan ini.

Umbul Siblarak
MITQ QQ ke Umbul Siblarak

Ustaz Susanto selaku perwakilan komite madrasah menyampaikan beberapa nasihat penting pada saat sambutan. Beliau menekankan bahwa setidaknya setiap manusia mampu memimpin dirinya sendiri serta memiliki roadmap kehidupan agar senantiasa termotivasi dan inovatif.

Beliau juga menyoroti tantangan pendidikan di era sekarang, di mana karakter anak-anak berbeda dengan generasi terdahulu sehingga para pendidik dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran.

Inti acara diisi dengan pembinaan bersama Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I. Dalam pembinaannya, beliau menyampaikan bahwa seseorang yang hanya ikut-ikutan tanpa memahami ilmunya tidak akan mampu berkembang secara maksimal dalam bidang apa pun.

Lebih lanjut, MITQ Qoryatul Qur’an, menurut beliau, merupakan wadah kaderisasi sejak usia dini, mengingat jenjang MI menjadi masa pendidikan terpanjang, yaitu selama enam tahun.

Ustaz Setyadi juga menjelaskan tentang Program Sekolah Alam INeS yang berbasis ilmu syar’iyyah dan ayat-ayat kauniyah. Program ini dirancang sebagai solusi agar ke depan MITQ dapat berkembang menjadi INeS secara menyeluruh.

Solusi utama yang ditekankan meliputi tiga hal, yaitu upgrade kompetensi, perubahan mindset, serta peningkatan iman melalui ibadah. Beliau menegaskan bahwa ruh pendidikan terletak pada ruh guru, dan ruh guru akan hidup dengan ibadah yang dilakukan secara konsisten.

Ustaz Setyadi mengingatkan pentingnya perencanaan program jangka pendek dan jangka panjang bagi seorang pendidik. Program jangka panjang diarahkan pada inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan identitas sebagai muslim, dengan meneladani pendidikan Rasulullah Saw. dari sisi profil pendidik, metode, hingga target pendidikan. Adapun program jangka pendek difokuskan pada upaya memotivasi peserta didik.

Ustaz Setyadi Prihatno
Pembinaan oleh Ustaz Setyadi Prihatno 

Beberapa problem pendidikan turut disoroti, di antaranya kesalahan cara, kesalahan niat, pengaruh media sosial yang berlebihan, serta pemahaman kebebasan yang keliru. Media sosial, menurut beliau, hendaknya digunakan secara seperlunya dan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Di akhir pembinaan, Ustaz Setyadi mengajak peserta untuk bersikap jujur dalam menata niat, terutama saat dihadapkan pada berbagai peran kehidupan seperti sebagai ibu, istri, maupun pegiat dakwah. Semua peran tersebut penting dan sejatinya tidak saling bertentangan, selama dilandasi niat yang benar.

Majelis pembinaan diakhiri dengan penutupan, dilanjutkan kegiatan bebas seperti berenang, berfoto bersama, berbincang santai, dan menikmati jajanan. Suasana kekeluargaan dan keakraban menjadi semangat silatul ukhuwah sebagai tujuan utama kegiatan ini.

Kontributor: Ustazah Bella

Posting Komentar untuk "Silatul Ukhuwah dan Pembinaan Keluarga Besar SDM MITQ Qoryatul Qur’an di Umbul Siblarak Klaten"