Pada hari Rabu, 7 Januari 2026, santri MITQ Qoryatul Qur’an baik yang reguler maupun Program INeS, melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk karakter religius, kedisiplinan, serta menambah wawasan pengetahuan peserta didik melalui pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan Salat Duha berjemaah yang diikuti oleh seluruh peserta didik dan para pendidik. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan siswa dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., sekaligus melatih kedisiplinan dan ketertiban dalam beribadah.
Selanjutnya dilaksanakan apel pagi, sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan tanggung jawab. Dalam apel pagi tersebut, siswa dibimbing untuk berbaris dengan rapi, mendengarkan arahan dari guru, serta diberikan motivasi untuk menjalani kegiatan belajar dengan penuh semangat. Apel pagi juga menjadi sarana penanaman nilai kebersamaan, kerapian, dan sikap hormat kepada guru serta sesama teman.
![]() |
| Santri MITQ QQ berinteraksi dengan ular |
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan reptil, yang merupakan bagian dari pembelajaran tematik berbasis pengalaman langsung. Dalam kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan berbagai jenis reptil, ciri-ciri, habitat, serta peran reptil dalam ekosistem. Siswa tampak antusias, berani bertanya, dan aktif berinteraksi selama sesi berlangsung.
Pihak sekolah menghadirkan tim dari Komunitas Pencinta Reptil dan Amfibi Yogya, HYPO (Handayani Reptil Owner) di bawah pimpinan Bapak Suroso, yang mengenalkan berbagai jenis ular dan reptil kepada santri. Termasuk membawa serta hewan lainnya, yakni burung, kura-kura, monyet, dan garangan. Tim menjelaskan satu persatu dari hewan-hewan tersebut.
Pembelajaran ini sangat menarik dan membuat santri merasa gembira. Mereka dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan, sekaligus juga melatih keberanian memegang hewan tersebut, memenuhi rasa ingin tahu, serta kepedulian terhadap makhluk hidup.
![]() |
| Mengenal berbagai macam hewan |
Pengenalan pada hewan ini untuk mengubah persepsi negatif. Anak belajar bahwa tidak semua reptil berbahaya, mengurangi ketakutan dan kecenderungan membunuh. Meningkatkan empati dan tanggung jawab. Berinteraksi dengan reptil dalam kondisi aman, mengajarkan anak memahami kebutuhan makhluk lain, mengembangkan rasa sayang, dan tanggung jawab terhadap hewan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan peserta didik dapat berkembang secara seimbang, baik dalam aspek spiritual, karakter, maupun pengetahuan, sehingga terbentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Kontributor: Ustazah Bella


Posting Komentar untuk "Edukasi Pengenalan Reptil pada Santri MITQ Qoryatul Qur’an bersama Komunitas Handayani Reptil Owner"