Momen Haru dan Khidmat, Khataman Al-Qur’an 8 Santri MTsTQ Qoryatul Qur’an Komplek Kauman

Watukelir, Jatingarang, Weru, Sukoharjo. Jumat, 19 Desember 2025. Suasana khidmat menyelimuti PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 01 Kauman 2 hari ini. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar begitu merdu dan menggetarkan hati dalam acara Khataman Al-Qur’an yang diikuti oleh delapan santri yang telah menyelesaikan ziyadah 30 juz.

Acara ini menjadi momen yang sangat spesial karena tidak hanya dihadiri oleh para pengasuh dan santri lainnya, tetapi juga dihadiri langsung oleh para wali santri dari masing-masing khotimin, yang berkenan hadir ke pesantren untuk menyaksikan langsung prosesi khataman.

Kedelapan santri yang berhasil menyelesaikan setoran hafalan ini tampil dengan penuh percaya diri tapi tetap rendah hati. Prosesi khataman dilakukan secara simbolis dengan membaca juz 28 secara bergantian, yang disimak langsung oleh para ustaz dan orang tua dengan penuh rasa syukur.

Khataman
Khataman santri MTsTQ QQ Komplek Kauman 2

Pencapaian ini adalah gerbang awal bagi para santri untuk mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Kewajiban menjaga hafalan pun berlaku untuk seumur hidup.

Suasana semakin syahdu saat para santri yang telah mengenakan syal tanda khatam menghampiri orang tua masing-masing. Di hadapan para ustaz, mereka bersimpuh dan mencium tangan wali mereka, menyerahkan keberhasilan tersebut sebagai kado terindah bagi ayah dan bunda.

Suasana berubah menjadi emosional saat memasuki sesi sungkeman atau penyerahan syahadah. Para wali santri yang hadir tampak tidak mampu membendung air mata haru saat melihat putra mereka berdiri di depan panggung sebagai penjaga Al-Qur’an.

Orang tua tentu bangga ketika anaknya menghafal Al-Qur’an. Anak penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi keluarga. Lisannya terbiasa dengan kalam Allah, hatinya dijaga dengan ayat-ayat-Nya.

Bagi orang tua, melihat anak tumbuh dekat dengan Al-Qur’an adalah tanda keberhasilan mendidik iman sejak dini. Bahkan dalam ajaran Islam, orang tua penghafal Al-Qur’an kelak akan dimuliakan oleh Allah karena kesungguhan mereka membimbing anak di jalan wahyu.

Kebanggaan ini melahirkan rasa syukur bagi kedua orang tua, ikut tanggung jawab untuk terus mendampingi, serta doa agar hafalan anak menjadi amal jariyah yang mengalir hingga akhir hayat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Agus Umar Ar Rifa'i, S.Pd.I., yang sekaligus kepala komplek, memohon agar kedelapan santri tersebut menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Kontributor: Ustaz Aldi Ahmad

Posting Komentar untuk "Momen Haru dan Khidmat, Khataman Al-Qur’an 8 Santri MTsTQ Qoryatul Qur’an Komplek Kauman"