PPTQ Qoryatul Qur’an menggelar Training Safety Riding bagi tim driver armada pesantren pada Selasa siang, 6 Oktober 2026, tepatnya pukul 13.00 WIB. Bertempat di meeting room lantai 2 Komplek 06 Asemlegi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, keselamatan, dan profesionalitas para pengemudi dalam mendukung operasional transportasi pesantren.
Hadir sebagai pemateri Ustaz Joko Purwanto, didampingi Ustaz Bambang Wahyudi, S.E. selaku Wakil Direktur Kerumahtanggaan, serta diikuti oleh ustaz dan ustazah yang tergabung dalam Tim Driver PPTQ Qoryatul Qur’an.
![]() |
| Tim Driver ikuti pelatihan savety riding bersama Ustaz Joko Purwanto |
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Ustaz Joko Purwanto, kemudian dilanjutkan sesi berbagi pengalaman dan diskusi antara tim driver dengan pemateri.
Beliau menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan. Beberapa aspek yang harus dicek meliputi kondisi dan tekanan ban, sistem pencahayaan serta perlengkapan kendaraan seperti lampu sein, klakson, dan spion.
Tak lupa pula mengecek kondisi oli mesin, oli power steering, oli rem, air radiator, hingga pengaturan bagian dalam kendaraan seperti posisi jok, spion, sabuk pengaman, dan fungsi rem tangan.
Selain kesiapan kendaraan, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik dasar berkendara yang aman. Ustaz Joko menjelaskan pentingnya posisi duduk yang nyaman sesuai karakteristik kendaraan.
Driver harus menerapkan prinsip berkendara defensif yang mencakup kemampuan mengamati situasi, mengenali kondisi sekitar, memprediksi kemungkinan bahaya, dan mengambil keputusan yang tepat.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan.
Kecepatan berkendara di lingkungan kampung idealnya berada pada kisaran 25–30 kilometer per jam, sedangkan di jalan raya sekitar 60–80 kilometer per jam. Adapun saat melintas di jalan tol, pengemudi harus menyesuaikan kecepatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi juga membahas penanganan blind spot, baik saat berada di persimpangan, mengikuti kendaraan besar seperti truk, maupun ketika akan mendahului kendaraan lain. Pastikan kondisi aman, menyalakan lampu sein, serta memberikan isyarat yang diperlukan sebelum berpindah lajur.
Beliau juga mengingatkan beberapa larangan yang harus dihindari selama berkendara, seperti menggunakan telepon genggam untuk mengetik pesan, mengemudi dalam kondisi mengantuk, melawan arus lalu lintas, dan bersikap emosional di jalan.
Pengemudi hendaklah memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Khusus saat melintasi jalan tol, peserta diingatkan agar tidak melakukan pengereman mendadak dan tetap mematuhi batas kecepatan minimal yang ditentukan.
![]() |
| Pelatihan dilaksanakan di lantai 2 Komplek 06 Asemlegi Gabeng |
Materi berikutnya membahas langkah-langkah berkendara saat hujan dan menghadapi kondisi darurat. Ketika hujan, pengemudi dianjurkan menyalakan lampu utama serta tidak menerjang genangan air dengan kecepatan tinggi.
Sementara dalam kondisi darurat, seperti kebocoran oli, gangguan sirkulasi oli, mesin mengalami overheat, atau ban bocor, pengemudi harus memahami prosedur penanganan yang benar.
Untuk kasus mesin overheat, misalnya, kendaraan perlu didiamkan hingga suhu menurun sebelum membuka radiator dengan bantuan kain tebal. Para peserta juga diingatkan untuk selalu membawa ban serep dan dongkrak serta peka terhadap munculnya suara maupun bau yang tidak biasa dari kendaraan.
Melalui kegiatan ini, PPTQ Qoryatul Qur’an berharap seluruh tim driver memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan berkendara dan perawatan kendaraan, sehingga mampu menjalankan amanah pelayanan transportasi pesantren dengan lebih aman, nyaman, dan profesional.
Kontributor: Ustaz Salman Al Hawari


Posting Komentar untuk "Upgrade Skill Driver Armada, PPTQ Qoryatul Qur’an Gelar Training Safety Riding"