Apel Pembukaan Program Diksar dan Diktama Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun 2026

PPTQ Qoryatul Qur’an menggelar Apel Pembukaan Diksar dan Diktama Leadership Tahun 2026 di halaman Komplek 08 Jonggring Saloka, Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh segenap tim Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an serta para peserta yang terdiri atas santri putra MTsTQ, MATQ, dan Ma’had Aly Qoryatul Qur’an.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan pembacaan basmalah. Setelah itu, tilawah Al-Qur’an dibacakan salah satu santri Kelas XII MATQ Qoryatul Qur’an atas nama Syamil. Surat Ar-Ra’d ayat 11–13 mengalun sebagai pengingat pentingnya perubahan diri dan keteguhan dalam menjalankan amanah kehidupan.

Leadership QQ
Apel pembukaan pendidikan leadership PPTQ Qoryatul Qur’an 

Pada sesi pengenalan program, Koordinator Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Muhammad Negus, menjelaskan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang akan memikul tanggung jawab besar dalam membangun peradaban. Karena itu, para santri harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya melalui proses pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.

Ustaz Negus menjelaskan bahwa pendidikan leadership merupakan salah satu program utama pesantren yang dilaksanakan setiap pekan dan wajib diikuti oleh seluruh santri Qoryatul Qur’an. Melalui program tersebut, santri didorong untuk meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan potensi, serta berusaha mencapai kualitas terbaik dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut beliau, pendidikan kepemimpinan menjadi sarana pembentukan karakter, mental, dan kemampuan santri dalam menghadapi tantangan masa depan. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa seorang mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Oleh sebab itu, para santri diarahkan untuk menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Ustaz Negus
Ustaz Negus menyampaikan informasi tentang program leadership QQ

Ustaz Negus juga menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Salah satu contoh yang dapat dipelajari adalah kedisiplinan, loyalitas, dan kemampuan memimpin yang diterapkan dalam dunia kemiliteran.

Nilai-nilai tersebut diadaptasi dalam pendidikan leadership pesantren untuk mencetak pemimpin yang berkarakter, mampu menegakkan nilai-nilai Islam, serta menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam).

Beliau juga menjelaskan pula jenjang pendidikan leadership yang diterapkan di PPTQ Qoryatul Qur’an. Tingkat pertama adalah Diksar (Pendidikan Dasar) yang wajib diikuti seluruh santri. Setelah itu terdapat Diktama (Pendidikan Taruna Almaqdisi) yang diperuntukkan bagi peserta yang lolos seleksi.

Selanjutnya terdapat jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang juga ditempuh melalui proses seleksi dan pembinaan lanjutan, yang disebut ATQO (Akademi Taruna Qur’an). Jenjang ketiga ini masih dalam pematangan program.

Seluruh program tersebut diselenggarakan sebagai bekal bagi santri untuk meraih masa depan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan generasi pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengemban amanah dakwah di tengah umat.

Selanjutnya, para peserta diperkenalkan dengan instruktur dan pembina leadership yang memiliki pengalaman serta kemampuan khusus di berbagai bidang. Para instruktur tersebut akan mendampingi proses pendidikan dan pembinaan santri selama mengikuti program leadership di lingkungan pesantren.

Setelah itu, Komandan Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an, Komandan Joko Purwanto, dalam sambutan menegaskan bahwa program leadership bukanlah kegiatan ekstrakurikuler, melainkan program inti pesantren. Agar seluruh santri tidak memandang kegiatan leadership sebagai aktivitas tambahan yang hanya dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Ustaz Joko Purwanto
Komandan Joko membuka program pelatihan leadership 

“Program leadership ini adalah program inti Pondok Pesantren Qoryatul Qur’an. Tujuan utamanya adalah membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki karakter, kemampuan memimpin, serta kesiapan untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat,” tegas beliau.

Pendidikan kepemimpinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pembinaan santri di Qoryatul Qur’an. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi kader pemimpin umat yang unggul dan berdaya saing.

Apel Pembukaan Diksar dan Diktama Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an secara resmi dibuka oleh Komandan Joko Purwanto dengan pekikan takbir secara serentak penuh semangat oleh seluruh peserta dan instruktur yang hadir.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa keberkahan yang dipimpin oleh Ustaz Agus Tansyah, S.Pd.I. Harapannya, rangkaian pendidikan leadership berjalan lancar, membawa manfaat bagi para santri, serta menjadi sarana lahirnya generasi pemimpin Islam yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi untuk umat dan bangsa.

Posting Komentar untuk "Apel Pembukaan Program Diksar dan Diktama Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun 2026"