Koramil 05/Weru melaksanakan Sosialisasi Kampanye Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 13.30 WIB di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 08 Jonggring Saloka. Peserta terdiri atas seluruh santri putra kelas XI dan XII MATQ Qoryatul Qur’an.
Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi dan motivasi kepada para santri terkait peluang mengikuti seleksi penerimaan Prajurit TNI AD Bintara PK (Prajurit Karier) Gelombang III dan Tamtama PK Gelombang III Tahun 2026.
Sosialisasi disampaikan oleh Danramil 05/Weru Letda Inf. H. Darmin yang hadir bersama jajaran personel Koramil 05/Weru. Dari pihak PPTQ Qoryatul Qur’an hadir Ustaz Bambang Wahyudi, S.E., Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd., Ustaz Salman Al Farisi, M.Pd., Ustaz Edi Casedi, S.Pd.I., M.P.I., Ustaz Muhammad Negus, serta para asatiz Komplek 08 Jonggring Saloka.
![]() |
| Pak Danramil sosialisasikan rekrutmen TNI AD |
Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Ustaz Salman Al Farisi, M.Pd. selaku pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Bang Syamil. Sambutan dan ucapan selamat datang oleh Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd. selaku Wadir PUSAKA.
Ustaz Faris mengungkapkan bahwa selama ini telah terjalin berbagai bentuk sinergi antara pesantren dan Koramil, khususnya dalam pembinaan disiplin melalui kegiatan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Santri PPTQ Qoryatul Qur’an yang memiliki minat untuk melanjutkan pengabdian sebagai prajurit TNI juga telah mendapatkan pembinaan fisik melalui program latihan jasmani rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis sore di Kodim 0726/Sukoharjo.
Ustaz Faris berharap kolaborasi yang baik antara pesantren dan Koramil 05/Weru dapat terus berlanjut dan semakin berkembang pada masa mendatang. Terlebih dengan keberadaan Danramil baru.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Danramil 05/Weru, Letda Inf. H. Darmin. Beliau memulai dengan memperkenalkan diri sebagai Danramil baru yang mulai bertugas di Koramil 05/Weru sejak Juli 2026.
![]() |
| Suasana sosialisasi di pendapa Komplek Jonggring Saloka |
Beliau kemudian menjelaskan bahwa pendaftaran TNI AD Gelombang III Tahun 2026 telah dibuka secara resmi. Untuk Bintara PK, pendaftaran daring berlangsung pada 17 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan tahap daftar ulang atau validasi pada 20 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Sementara itu, pendaftaran Tamtama PK dibuka mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026. Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya dan dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota yang tersedia telah terpenuhi.
Tamtama merupakan golongan pangkat terendah dengan syarat pendidikan minimal SMP yang bertugas sebagai pelaksana teknis dan ujung tombak pelaksanaan tugas di lapangan.
Adapun Bintara merupakan golongan pangkat menengah dengan syarat pendidikan minimal SMA/SMK yang berperan sebagai komandan regu sekaligus penghubung instruksi dari Perwira kepada Tamtama.
Pak Danramil mengingatkan para calon peserta agar tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas akhir. Menurutnya, sistem pendaftaran dapat ditutup lebih cepat apabila kuota daerah maupun kuota harian telah terpenuhi. Oleh karena itu, para pemuda yang berminat dianjurkan untuk segera melengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran sejak awal.
Pada kesempatan ini dijelaskan pula berbagai persyaratan umum penerimaan Prajurit TNI AD. Calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia pria yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Usia peserta minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan. Selain itu, calon peserta harus sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, tidak bertato maupun bertindik, tidak memiliki catatan kriminalitas, belum pernah menikah, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan dan dua tahun pertama berdinas.
Pelamar juga bukan anggota maupun mantan anggota TNI, Polri, ataupun PNS, serta siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Terkait proses seleksi, Danramil menjelaskan bahwa peserta harus melalui enam tahapan utama. Seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi berkas, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan luar dan dalam serta tes kejiwaan. Tahapan berikutnya adalah tes jasmani yang meliputi lari, kekuatan otot, renang, dan pemeriksaan postur tubuh.
Setelah itu peserta mengikuti tes psikologi untuk mengukur kecerdasan dan kepribadian, kemudian tes mental ideologi melalui ujian tertulis dan wawancara guna memastikan kesetiaan kepada NKRI. Seluruh rangkaian seleksi ditutup dengan sidang Pantukhir sebagai penentu kelulusan akhir peserta.
Menariknya, TNI AD juga menyediakan jalur khusus melalui program Bintara PK Khusus dan Tamtama PK Khusus Sumber Santri dan Lintas Agama. Jalur ini memberikan kesempatan lebih luas bagi para pemuda yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, termasuk santri penghafal Al-Qur’an.
![]() |
| Foto bersama setelah sosialisasi |
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para santri memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peluang karier di lingkungan TNI AD, sekaligus mengetahui berbagai persyaratan dan tahapan seleksi yang harus dipersiapkan sejak dini.
Diharapkan informasi yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi para santri yang bercita-cita mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur keprajuritan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para santri memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai peluang pengabdian melalui TNI AD serta termotivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek akademik, fisik, mental, maupun spiritual.
Kolaborasi antara PPTQ Qoryatul Qur’an dan Koramil 05/Weru pun diharapkan terus terjalin dalam upaya membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan cinta tanah air.



Posting Komentar untuk "Sosialisasi Kampanye Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD Tahun 2026 dari Koramil 05/Weru"