Perwakilan dari PPTQ Qoryatul Qur’an turut menghadiri rapat rutin Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Sukoharjo yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarul Mustaqim, Slarong, Ngemplak, Kartasura, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga menjelang Zuhur tersebut menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antarpondok pesantren se-Kabupaten Sukoharjo.
Rapat rutin FKPP Kabupaten Sukoharjo sendiri merupakan agenda berkala yang bertujuan memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antarlembaga pesantren dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam dan pemberdayaan umat di Kabupaten Sukoharjo.
![]() |
| Rapat rutin FKPP Sukoharjo di Ponpes Daarul Mustaqim Kartasura |
Hadir dalam kegiatan ini para perwakilan pondok pesantren yang tergabung dalam FKPP Kabupaten Sukoharjo. Dari PPTQ Qoryatul Qur’an, hadir Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd. selaku Wakil Direktur Pusaka (Pendamping Studi Lanjut, Alumni, dan Kemitraan Akademik) PPTQ Qoryatul Qur’an bersama Pak Wakhid Syamsudin dari QQ Media.
Acara diawali dengan sambutan dari Pembina Pondok Pesantren Daarul Mustaqim, Bapak H. Oma Nuryanto, S.Ak. Beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta rapat yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sukoharjo.
Pak Oma Nuryanto menjelaskan selayang pandang bahwa Pondok Pesantren Daarul Mustaqim Kartasura merupakan lembaga yang masih tergolong muda karena baru berusia sekitar tiga tahun.
Keberadaan pesantren ini merupakan amanah sekaligus cita-cita keluarga besar Bapak Mustaqim Nyotoraharjo, warga Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, yang mewakafkan lahan sawah produktif seluas kurang lebih 2.000 meter persegi untuk pembangunan dan pengembangan pesantren.
Menurut beliau, wakaf tersebut menjadi fondasi penting bagi berdirinya Pondok Pesantren Daarul Mustaqim sebagai sarana pendidikan Islam yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Beliau juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan rapat rutin FKPP Kabupaten Sukoharjo di Pondok Pesantren Daarul Mustaqim dapat membawa keberkahan bagi pesantren, para peserta yang hadir, serta mempererat ukhuwah dan kerja sama antarpondok pesantren di Kabupaten Sukoharjo.
Selanjutnya, Ketua FKPP Kabupaten Sukoharjo, KH. Miftahul Huda, S.Ag., dalam sambutannya mengajak seluruh pengelola dan perwakilan pondok pesantren untuk terus memperkuat silaturahmi serta membangun komunikasi yang baik antar lembaga pesantren di Kabupaten Sukoharjo.
Menurut beliau, kebersamaan yang telah terjalin melalui FKPP merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengembangkan peran pesantren di tengah masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Santri Nasional, beliau menyampaikan bahwa FKPP Kabupaten Sukoharjo akan segera merumuskan berbagai kegiatan untuk menyambut momentum tahunan tersebut.
Kegiatan yang akan disusun diharapkan mampu menjadi sarana syiar, penguatan ukhuwah, sekaligus menunjukkan kontribusi pesantren bagi masyarakat dan bangsa.
Pada kesempatan tersebut, KH. Miftahul Huda juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan yang terbaik bagi Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., yang saat ini sedang menghadapi permasalahan. Beliau mengimbau agar kalangan pesantren menyikapi situasi tersebut dengan bijak tanpa melakukan hujatan maupun tindakan yang tidak bermanfaat.
Selain itu, FKPP Kabupaten Sukoharjo berencana menjalin komunikasi serta mengundang Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, S.E., pada kegiatan yang akan diselenggarakan mendatang.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pesantren dalam mendukung pembangunan pendidikan keagamaan.
Terkait pemberdayaan pesantren, KH. Miftahul Huda menyampaikan harapannya agar program pemberdayaan ekonomi pesantren yang dirancang bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dapat segera terealisasi.
Program tersebut berpotensi menjadi energi baru bagi pengembangan dunia pendidikan pesantren sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi lembaga.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Bapak Tri Minarno, S.H. Beliau menekankan pentingnya ketertiban administrasi dan pembaruan data pesantren secara berkala.
Kelengkapan dan validitas data menjadi salah satu faktor penting agar berbagai program pemerintah dapat diakses dan dimanfaatkan oleh lembaga pesantren secara optimal.
![]() |
| Suasana rapat rutin |
Beliau juga mengingatkan seluruh pengelola pesantren agar senantiasa menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Menurutnya, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan agar tidak terjadi kasus atau kejadian yang dapat merugikan pesantren maupun mencoreng nama baik lembaga pendidikan Islam dan Kementerian Agama.
Pak Tri Minarno turut menyampaikan apresiasi atas keaktifan para pengasuh, ustaz, dan perwakilan pesantren yang rutin menghadiri forum FKPP. Kegiatan tersebut dinilai selaras dengan tugas dan fungsi Kementerian Agama dalam membangun komunikasi serta pembinaan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.
Beliau menyampaikan harapan agar sejumlah 73 pondok pesantren yang telah terdaftar di Kabupaten Sukoharjo dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan FKPP.
Acara berlanjut dengan sosialisasi program unggulan Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026, H. Khomsun Nur Arif, S.Ag. memperkenalkan program “Serasa Surga”. Program ini merupakan akronim dari Sekolah Ramah Sesama: Santun, Unggul, Responsif, Gembira, dan Aman.
Program “Serasa Surga” diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan berbagai bentuk perundungan (bullying), kekerasan seksual, serta sikap intoleransi di lingkungan pendidikan. Dengan dukungan seluruh satuan pendidikan, termasuk pondok pesantren, program ini diharapkan mampu menciptakan budaya belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Setelah sesi dari Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta yang memaparkan berbagai program pendidikan dan peluang kerja sama dengan pondok pesantren di wilayah Sukoharjo.
Secara umum, rapat rutin ini berlangsung dengan lancar. Menjadi sarana berbagi informasi, menyatukan langkah, serta memperkokoh ukhuwah demi kemajuan seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sukoharjo.


Posting Komentar untuk "PPTQ Qoryatul Qur’an Hadiri Rapat Rutin FKPP Kabupaten Sukoharjo di Pondok Pesantren Daarul Mustaqim Kartasura"