Kepala MATQ Qoryatul Qur’an Paparkan Laporan Pendidikan, Prestasi Santri, dan Studi Lanjut Santri pada Haflah Akhirussanah 2026

Kepala MATQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Edi Casedi, S.Pd.I., M.P.I., menyampaikan laporan pendidikan dalam rangkaian Haflah Akhirussanah Santri MATQ Qoryatul Qur’an yang digelar di halaman timur PPTQ Qoryatul Qur'an Komplek 06 Asemlegi Gabeng, Senin, 15 Juni 2026.

Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa pada tahun pelajaran 2025/2026 MATQ Qoryatul Qur’an meluluskan sebanyak 140 santri yang terdiri atas 50 santri putra dan 90 santri putri. Dari jumlah tersebut, 36 santri putra berasal dari Komplek Alasombo, 14 santri putra dari Komplek Jonggring Saloka, serta 90 santri putri dari Komplek Jetis.

Ustaz Edi menjelaskan bahwa ketika memasuki jenjang kelas akhir unit MA, para santri ditempatkan pada komplek khusus sebagai bagian dari ikhtiar pesantren dalam memantaskan dan menyempurnakan kualitas lulusan.

Melalui pengelolaan dan pembinaan yang lebih terfokus, para santri mendapatkan sentuhan akhir atau finishing touch sebelum kembali ke masyarakat. Dan ini bisa lebih optimal dengan memisahkan dari kelas bawahnya.

Laporan pendidikan
Kepala MATQ Qoryatul Qur'an sampaikan laporan pendidikan

“Penempatan santri kelas akhir di komplek khusus merupakan bagian dari upaya pesantren untuk menyiapkan lulusan yang lebih matang, baik dalam aspek keilmuan, dakwah, maupun pengabdian kepada masyarakat,” jelas Ustaz Edi Casedi.

Melalui program tersebut, para santri memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk terlibat dalam berbagai proyek dakwah kemasyarakatan. Saat ini terdapat delapan masjid dan musala yang dikelola secara aktif setiap hari oleh para santri.

Selain itu, mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kerja bakti, membantu kegiatan warga, hingga rewang ketika masyarakat mengadakan hajatan.

Selanjutnya, Ustaz Edi juga memaparkan data studi lanjut lulusan kelas XII tahun 2026. Sebanyak 19 santri diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 32 santri melanjutkan ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Ada 29 santri memilih melanjutkan pendidikan di Ma’had Aly, lima santri melanjutkan studi ke luar negeri, dan enam santri menjalani masa khidmah. Adapun santri lainnya masih berada dalam proses pendaftaran pada berbagai jenjang pendidikan lanjutan.

Beliau juga memperkenalkan Ma’had Aly Qoryatul Qur’an sebagai salah satu jenjang pendidikan tinggi yang dikembangkan oleh pesantren. Program ini setara pendidikan perguruan tinggi dengan masa belajar selama dua tahun yang dilanjutkan masa wajib khidmah, serta didukung beasiswa pendidikan penuh 100 persen.

Ma’had Aly Qoryatul Qur’an memiliki sejumlah program unggulan yang dirancang untuk mencetak kader ulama dan dai. Program tersebut meliputi pengambilan sanad Al-Qur’an, program intensif dan aktif bahasa Arab menggunakan standar Arabiyah Baina Yadaik (ABY).

Program lainnya adalah kajian kitab kuning, studi literasi kebaitulmaqdisan, keahlian Tibbun Nabawi, serta program lanjutan menuju jenjang sarjana pada bidang Syariah, Tarbiyah, Bahasa Arab, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, maupun Dakwah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para santri, pada kesempatan yang sama MATQ Qoryatul Qur’an juga memberikan penghargaan kepada santri berprestasi dalam beberapa kategori, yaitu Teladan Menginspirasi, Ujian 30 Juz, serta penghargaan tertinggi Best of The Best.

Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kesungguhan para santri dalam menempuh pendidikan, menjaga hafalan Al-Qur’an, serta menunjukkan keteladanan selama berada di lingkungan pesantren.

Laporan pendidikan ini sebagai bagian dari komitmen MATQ Qoryatul Qur’an dalam melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki bekal ilmu dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pengalaman dakwah, jiwa pengabdian, dan kesiapan untuk melanjutkan perjuangan di tengah masyarakat.

Posting Komentar untuk "Kepala MATQ Qoryatul Qur’an Paparkan Laporan Pendidikan, Prestasi Santri, dan Studi Lanjut Santri pada Haflah Akhirussanah 2026"