Tausiah Ustaz Didik Efendi dan Penyerahan Hadiah Best of the Best Wisuda Huffazh PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2025/2026 kepada Ahmad Firdaus

Pelaksanaan Wisuda Huffazh PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2025/2026 di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 08 Jonggring Saloka pada Jumat, 29 Mei 2026 berlangsung penuh khidmat tapi meriah. Kegiatan yang dilaksanakan bakda Salat Isya tersebut dihadiri oleh sesepuh pesantren, para tamu undangan, jajaran direktorat dan asatiz, serta segenap santri.

Salah satu momen istimewa dalam kegiatan tersebut adalah tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Didik Efendi, S.T., sekaligus penyerahan hadiah apresiasi kepada santri wisuda kategori best of the best. Dalam kesempatan itu, penghargaan best of the best diberikan kepada Ahmad Firdaus bin Teguh Edi Priyanto asal Wonogiri.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan beberapa kriteria penting yang berhasil dipenuhi oleh Ahmad Firdaus selama menempuh pendidikan di Qoryatul Qur’an. Di antaranya menjalani masa belajar selama enam tahun di Qoryatul Qur’an mulai dari MTs Qoryatul Qur’an hingga MA Qoryatul Qur’an, menyelesaikan setoran hafalan 30 juz, serta berhasil mengujikan hafalan 30 juz sekali duduk.

Selain itu, Ahmad Firdaus juga memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam bidang pengasuhan, terutama dalam hal adab, akhlak, etika, dan sikap dengan kategori nilai A atau baik sekali. Ia juga dikenal sebagai santri yang disiplin, tertib, rajin, dan bersemangat dalam menjalani kegiatan pesantren.

Hadiah Umrah
Ustaz Didik Efendi menyerahkan hadiah umrah kepada Ahmad Firdaus

Penyerahan hadiah disampaikan oleh Ustaz Didik Efendi, S.T., sebelum beliau menyampaikan tausiah. Tepuk tangan meriah mengiringi penyerahan penghargaan kepada Ahmad Firdaus sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan kesungguhannya dalam menjaga Al-Qur’an.

Ustaz Didik Efendi menyampaikan bahwa mulai tahun ini Yayasan Qoryatul Qur'an Kauman memiliki program apresiasi khusus kepada para santri hafizh Al-Qur’an. “Namun kali ini, baru bisa memberikan satu hadiah umrah pada tahun ini,” tutur beliau.

Selain memberikan apresiasi, beliau juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan dan wisudawati tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Ustaz Didik mengingatkan bahwa seorang penghafal Al-Qur’an harus selalu berlindung kepada Allah dari godaan setan ketika membaca Al-Qur’an.

“Pesan kepada anak-anakku semua, kalau kalian mau baca Qur’an, kalian baca taawudz. Mengapa harus taawudz? Salah satu hikmahnya bahwa ketika membaca Qur’an setan bisa menjatuhkan kalian, yakni ketika kalian dibuat takjub dengan bacaan kalian sendiri,” ujar beliau.

Beliau menjelaskan bahwa rasa kagum terhadap diri sendiri dapat menjadi jebakan yang membahayakan hati seorang penghafal Al-Qur’an. “Ketika seseorang kagum pada diri sendiri, bukan pada Allah yang memberi, maka itu adalah jebakan dari setan. Muncul rasa lebih baik dari orang lain adalah warisan dari Iblis.”

Ustaz Didik juga mengingatkan pentingnya sikap tawaduk dan merasa selalu kurang dalam beribadah kepada Allah. Para penghafal Al-Qur’an hendaknya senantiasa introspeksi diri dan meneladani doa Nabi Adam alaihissalam. “Harusnya kalian merasa kurang, merasa telah zalim pada diri sendiri. Warisilah ucapan: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa.”

Di akhir tausiah, Ustaz Didik Efendi berharap agar seluruh hadirin senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. “Semoga Allah memberkati kita semua,” pungkas beliau.

Semoga nasihat ini selalu menjadi pengingat penting bagi para penghafal Al-Qur’an agar senantiasa menjaga keikhlasan, adab, dan akhlak dalam perjalanan mereka bersama Al-Qur’an.

Posting Komentar untuk "Tausiah Ustaz Didik Efendi dan Penyerahan Hadiah Best of the Best Wisuda Huffazh PPTQ Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2025/2026 kepada Ahmad Firdaus"