Mahasantri Ma’had ‘Aly Qoryatul Qur’an Ikuti Kunjungan Studi Literasi ke Penerbit Aqwam Solo

Senin, 13 April 2026, mahasantri Ma’had ‘Aly Qoryatul Qur’an mengikuti kegiatan kunjungan studi literasi ke Kantor Penerbit Aqwam Solo pada pukul 09.00–11.16 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di kalangan mahasantri.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program tiga hari Tazwid yang sebelumnya diselenggarakan oleh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Solo. Selain Ma’had ‘Aly Qoryatul Qur’an, kegiatan ini juga diikuti oleh tiga lembaga lainnya, yaitu Ma’had ‘Aly Darurrahmah, Ma’had ‘Aly Muhammad Natsir, dan STID Mohammad Natsir.

Dari Ma’had ‘Aly Qoryatul Qur’an, rombongan didampingi oleh Ustaz Luthfi Zubaidi, Lc., M.H., Ustaz Salman Al Farisi, M.Pd., Ustazah Dian, Ustazah Nadia, dan Ustazah Muti’. Kegiatan dibuka oleh Ustazah Ummul Imamah selaku pemateri Tazwid sekaligus Kepala Qurani School of Dewan Dakwah Solo.

Penerbit Aqwam
Studi literasi ke Penerbit Aqwam Solo 

Direktur Aqwam, Ustaz Bambang Sukirno, menekankan pentingnya literasi dalam dakwah. Beliau menyampaikan bahwa media dakwah tidak harus selalu berbentuk tulisan, tetapi dapat disesuaikan dengan segmen melalui konten, kontes, maupun komunitas.

Meski demikian, beliau menegaskan bahwa menulis tetap memiliki posisi penting, mengingat membaca dan menulis merupakan perintah pertama dalam Islam.

Beliau juga mengingatkan bahwa umat Islam tidak cukup hanya “ada”, tetapi harus mampu memberikan peran nyata di tengah masyarakat. Terkait perkembangan kecerdasan buatan (AI), beliau menyampaikan bahwa secanggih apa pun teknologi tetap membutuhkan validasi manusia.

Sementara itu, Ustaz Adnan selaku Manajer Percetakan menambahkan bahwa beberapa lembaga telah mulai mengembangkan budaya literasi, di antaranya dengan mempelajari redaksi dari kampus UNS serta mengadaptasi buku-buku berat menjadi bacaan anak yang lebih ringan.

Literasi
Santri memahami pentingnya literasi

Pada sesi berikutnya, Ustaz Mustarom selaku Manajer Marketing menyampaikan bahwa di zaman sekarang, kemampuan menuntaskan membaca satu buku hingga selesai merupakan sesuatu yang luar biasa.

Dalam sesi tanya jawab, peserta mendapatkan penegasan bahwa kunci agar seseorang senang membaca adalah dengan memahami manfaat yang diperoleh dari aktivitas membaca itu sendiri.

Sebagai penutup kegiatan, Penerbit Aqwam memberikan kenang-kenangan kepada masing-masing lembaga berupa satu set kitab Tafsir Ibnu Katsir yang proses penerjemahannya memakan waktu hingga lima tahun.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat literasi di kalangan mahasantri, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya tulis yang bermanfaat bagi umat.

Kontributor: Ustaz Salman Al Farisi, M.Pd.

Posting Komentar untuk "Mahasantri Ma’had ‘Aly Qoryatul Qur’an Ikuti Kunjungan Studi Literasi ke Penerbit Aqwam Solo"