Santri ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an Laksanakan Kunjungan Literasi ke Grha Pustaka Sukoharjo

Santri ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an melaksanakan kegiatan kunjungan literasi ke Grha Pustaka Sukoharjo yang berlokasi di Kelurahan Mandan pada Kamis, 16 April 2026 pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan santri terhadap layanan perpustakaan daerah sekaligus menumbuhkan minat baca di kalangan santri. Seluruh santri ISTECH turut hadir didampingi oleh para guru.

Rombongan berangkat menggunakan dua armada mikrobus QQ Trans milik pesantren dari halaman Gedung MBG Qoryatul Qur’an. Setibanya di lokasi, para santri disambut dengan ramah oleh petugas perpustakaan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Kak Anggin, petugas perpustakaan, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Disampaikan bahwa perpustakaan ini baru saja diresmikan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Selasa (31/3/2026).

Grha Pustaka Sukoharjo
Gedung Grha Pustaka Sukoharjo

Kak Anggin menyampaikan beberapa aturan berkunjung di perpustakaan. Sebelum memasuki area perpustakaan, para pengunjung diwajibkan melakukan presensi dan menyimpan tas di loker yang telah disediakan.

Para santri kemudian dikenalkan dengan fasilitas perpustakaan. Pengenalan ini dipandu oleh Kak Iqbal untuk santri putra dan Kak Anggin untuk santri putri. Gedung Grha Pustaka Sukoharjo ini terdiri dari dua lantai. 

Lantai pertama berisi berbagai koleksi buku, area membaca yang nyaman, serta area bermain anak. Sementara itu, lantai kedua dilengkapi dengan ruang audio visual.

Santri diberi penjelasan mengenai tata letak buku berdasarkan kategori, rak khusus buku terbaru, rak buku pilihan sesuai tema, serta tata tertib dalam menggunakan fasilitas perpustakaan.

Layanan perpustakaan
Pengenalan layanan perpustakaan 

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya mengembalikan buku dengan menaruh di atas rak buku atau tempat yang telah disediakan (rak khusus pengembalian), bukan memasukkan sendiri ke rak semula, guna menjaga kerapian dan ketepatan klasifikasi buku.

Setelah itu, santri diajak menuju lantai dua untuk mengikuti sesi pemutaran film pendek di ruang audio visual. Film yang ditayangkan berjudul Singsot (Bersiul), yang disutradarai oleh Wahyu Agung Prasetyo dan diproduseri oleh Elena Rosmeisara.

Film yang diproduksi Ravacana Films ini berdurasi 14 menit, mengambil latar di Yogyakarta, dengan tema yang diangkat dari kearifan lokal, di mana “singsot” dalam bahasa Jawa berarti bersiul.

Ruang audio visual Perpustakaan Sukoharjo
Nonton film di ruang audio visual Perpustakaan Sukoharjo 

Usai pemutaran film, santri diminta untuk menyampaikan ulasan. Salah satu santri, Yasmin Hanum Ataya, menyampaikan bahwa pesan moral yang ia tangkap adalah pentingnya menaati orang tua serta menghindari kebiasaan bersiul di malam hari sesuai kepercayaan masyarakat Jawa. Atas keberaniannya, Yasmin mendapatkan apresiasi dari pihak perpustakaan.

Yasmin ISTECH
Yasmin mendapat hadiah dari perpustakaan 

Kak Iqbal turut memberikan penjelasan tambahan bahwa unsur menakutkan dalam film tersebut hanyalah bagian dari mimpi, sedangkan sosok yang benar-benar jahat dalam cerita adalah pencuri burung di akhir adegan, yang diibaratkan sebagai setan.

Setelah rangkaian kegiatan di lantai dua selesai, para santri kembali ke lantai satu untuk melanjutkan aktivitas membaca buku. Mereka juga diberi tugas oleh guru Bahasa Indonesia, Bu Fitri Aisyah, S.Pd., untuk membuat resensi dari buku yang telah dibaca.

Perpustakaan Sukoharjo
Asyiknya baca buku di Perpustakaan Sukoharjo 

Kegiatan kunjungan literasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi santri dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan sekaligus menumbuhkan budaya membaca dan menulis sebagai bagian dari tradisi keilmuan di lingkungan pesantren.

Posting Komentar untuk "Santri ISTECH MTsTQ Qoryatul Qur’an Laksanakan Kunjungan Literasi ke Grha Pustaka Sukoharjo"