PPTQ Qoryatul Qur’an kembali memiliki hajat besar dengan menikahkan dua SDM pesantren, pasangan ustaz dan ustazah. Hajatan pernikahan ini dipusatkan di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 02 Pucung, dengan tarub utama berdiri megah di lingkungan pesantren tersebut.
Pasangan yang melangsungkan pernikahan adalah Ustazah Urfa Faizah, putri dari Bapak Susanta dan Ibu Jumiyati Ummi Lathifah. Ustazah Urfa Faizah berasal dari Dukuh Babadan RT 01/RW 10, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.
![]() |
| Ustaz Fathoni dan Ustazah Urfa resmi menikah |
Ustazah Urfa Faizah dipersunting oleh Ustaz Nur Abdullah Fathoni, putra dari Bapak Katimin dan Ibu Parmi, yang berasal dari Dukuh Tanjung RT 02/RW 03, Desa Tanjung, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo.
Prosesi ijab qabul dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Masjid Al-Muttaqin Pucung, RT 03/RW 12, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Akad nikah berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, disaksikan keluarga, kerabat, serta civitas pesantren.
![]() |
| Suasana ijab qabul di Masjid Al-Muttaqin Pucung |
Sementara itu, acara resepsi dimulai pada pukul 09.00 WIB dan bertempat di PPTQ Qoryatul Qur’an Komplek 02 Pucung, Pucung RT 03/RW 12, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Resepsi digelar di lingkungan pesantren sebagai bentuk kebersamaan dan doa restu dari keluarga besar PPTQ Qoryatul Qur’an.
Acara resepsi dipandu oleh Ustaz Bambang Wahyudi, S.E. yang bertindak selaku pembawa acara (panata cara). Acara dibuka dengan mengajak seluruh hadirin melafalkan basmalah secara bersama-sama. Selanjutnya, lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Ustaz Zakki Zayrofi, B.A., menambah suasana sakral dan penuh keberkahan dalam rangkaian awal acara resepsi.
![]() |
| Duta saraya besan sutresna |
Acara kemudian berlanjut dengan prosesi atur pasrah dari keluarga Bapak Katimin dan Ibu Parmi. Prosesi ini diwakili oleh duta saraya yang telah ditunjuk secara khusus oleh pihak keluarga. Dalam penyampaiannya, duta saraya menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan keluarga besar besan untuk memasrahkan putra mereka sekaligus menyerahkan syarat sarana bebesanan, bawaan lamaran kepada pihak keluarga mempelai putri.
![]() |
| Pambagyaharja |
Prosesi dilanjutkan dengan atur panampi dan pambagya harja yang diwakili oleh Bapak Ngateman selaku sulih sarira dari keluarga Bapak Susanta dan Ibu Jumiyati Ummi Lathifah. Dalam penyampaiannya, beliau menerima dengan penuh rasa syukur atas pasrahan dari pihak keluarga besan, sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, hadirin juga dipersilakan untuk duduk dan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Selanjutnya, Ustaz Didik Efendi, S.T. berkenan menyampaikan sambutan mewakili Yayasan Qoryatul Qur’an Kauman. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa kebahagiaan dan syukur atas terselenggaranya pernikahan dua SDM pesantren tersebut, seraya mendoakan agar rumah tangga yang dibangun senantiasa dilimpahi keberkahan serta menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
![]() |
| Sambutan yayasan oleh Ustaz Didik Efendi |
Beliau juga menyampaikan bahwa kedua pengantin merupakan pengasuh di PPTQ Qoryatul Qur’an. Oleh karena itu, pernikahan ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi para ustaz dan ustazah di lingkungan pesantren yang belum menikah. Lebih jauh, beliau berharap dari pernikahan ini kelak lahir generasi penerus yang tangguh, berilmu, dan menjadi pejuang dakwah Islam.
Usai sambutan, segenap pengurus yayasan bersama para sesepuh dan pemangku komplek melakukan sesi foto bersama dengan kedua pengantin, sekaligus menyampaikan ucapan selamat dan doa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama ibu-ibu yayasan, jajaran direktorat pesantren, ummahat, bersama pengantin secara bergantian. Selanjutnya foto bersama dari pihak keluarga besan.
![]() |
| Foto bersama yayasan |
![]() |
| Foto bersama direktorat pesantren |
![]() |
| Foto bersama ummahat QQ |
Rangkaian acara dilanjutkan dengan mauidzah hasanah yang disampaikan oleh Ustaz KH. Ihsan Saifuddin, S.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan resep bahagia dalam membina rumah tangga, yakni konsep 4S (senang syukur, susah sabar). Kebahagiaan keluarga akan terjaga ketika pasangan mampu bersyukur saat diberi kesenangan dan bersabar ketika diuji dengan kesusahan.
![]() |
| Tausiah oleh Ustaz Ihsan Saifuddin |
Beliau menegaskan bahwa dalam membina keluarga, pasangan suami istri tidak cukup hanya membayangkan sisi kebahagiaan semata. Akan ada fase-fase sulit yang harus dilalui bersama. Karena itu, kesiapan mental dan ruhiyah menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Suami dan istri harus siap menjadi garwa (sigaraning nyawa), di mana susah dan senang dirasakan serta dihadapi bersama.
Sebagai puncak acara, doa penutup dipimpin oleh Syekh Muzhaffar Annawati, guru Al-Qur’an di PPTQ Qoryatul Qur’an sekaligus ulama yang berasal dari Gaza, Palestina. Prosesi doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan, semoga menjadi pengantar kebahagiaan bagi kedua mempelai dalam menempuh hidup baru.









Posting Komentar untuk "Barakallah, Ustaz Nur Abdullah Fathoni Persunting Ustazah Urfa Faizah, Resepsi Digelar di Komplek 02 Pucung"