Ahad malam, 20 Juli 2025, Pendapa Griya Tahfizh Qoryatul Qur'an (GT QQ) yang terletak di Dukuh Kauman RT 03/01 Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, kembali menjadi tempat digelarnya kajian rutin binaan PPTQ Qoryatul Qur'an. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 19.30 hingga 21.30 WIB ini dihadiri oleh warga dari Dukuh Kauman dan Dukuh Suruhan, serta para ustaz dan ustazah GT QQ Kauman.
Kajian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat agar memahami ajaran Islam secara kafah (menyeluruh), serta mendorong tumbuhnya Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yakni Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Acara dibuka dengan pembacaan basmalah dan sambutan hangat dari Ustaz Salman Al Farisi yang bertindak sebagai MC. Kemudian beliau ajak hadirin untuk bersama membaca dan pembenaran bacaan Surat An-Nas, dengan menyesuaikan tajwid dan makhraj yang tepat.
![]() |
Ustaz Agus Umar menyampaikan tentang rezeki |
Masuk ke sesi inti, kajian disampaikan oleh Ustaz Agus Umar Ar-Rifai, S.Pd.I., dengan mengangkat tema Jalan Rezeki. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa rezeki tidak selalu identik dengan harta benda. Anak yang saleh, kesehatan, hidup yang tenang, serta ilmu yang bermanfaat juga merupakan bentuk rezeki dari Allah.
Menariknya, Ustaz Agus mengangkat kisah perbedaan pandangan antara Imam Malik dan muridnya, Imam Syafi'i, tentang rezeki. Imam Syafi'i berpendapat bahwa rezeki harus diupayakan dan dicari melalui ikhtiar, sementara Imam Malik berpendapat bahwa rezeki akan datang kepada siapa yang bertawakal kepada Allah, karena segala rezeki telah diatur oleh-Nya.
![]() |
Suasana pengajian bersama warga |
Ustaz Agus Umar juga menyampaikan hadis populer tentang tiga amalan yang tidak terputus meskipun seseorang telah meninggal dunia, sebagai panduan aplikatif dalam menjalani ketaatan pada Allah.
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ
"Apabila anak Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR Muslim)
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan salam penutup. Para peserta menyambut baik kajian ini dan berharap kegiatan serupa terus rutin dilaksanakan sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat keimanan.
Kontributor: Ustaz Khairul Syauqi Zamzami
Posting Komentar untuk "Pengajian Qoryatul Qur’an dengan Warga Kauman Karangwuni, Ustaz Agus Umar Sampaikan Seputar Jalan Rezeki"