Majelis Tarbawiyah dan Istigasah Keluarga Besar SDM PPTQ Qoryatul Qur’an dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026. Dibuka pukul 07.45 WIB, bertempat di Masjid Widad El Fayez Gabeng.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Direktorat Pesantren serta segenap ustaz dan ustazah SDM PPTQ Qoryatul Qur’an sebagai bagian dari pembinaan umum untuk menyamakan pemahaman terkait program dan target pesantren yang akan dicapai.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd., dilanjutkan pembacaan basmalah serta rangkaian zikir dan doa bersama berupa pembacaan Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali, Surat Al-Falaq sebanyak tiga kali, dan Surat An-Nas sebanyak tiga kali.
Direktur Operasional PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Hartanto, S.Pd.I., berkenan menyampaikan sambutan. Beliau mengingatkan pentingnya disiplin waktu sebagai bagian dari budaya kerja pesantren. Beliau mencontohkan dengan hadir lebih awal dari waktu yang telah ditentukan sebagai bentuk pembiasaan tertib waktu bagi seluruh SDM.
![]() |
| Ustaz Hartanto ajak segenap ustaz-ustazah mengikuti istigasah dengan hati bersih |
“Undangan acara pukul 07.00, saya datang lebih awal sebagai bentuk pembiasaan tertib waktu,” ungkap Ustaz Hartanto di hadapan seluruh peserta majelis. Menekankan pentingnya menghargai waktu.
Ustaz Hartanto juga menegaskan bahwa tradisi yang selama ini dijaga oleh pesantren adalah selalu menggantungkan harapan dan pertolongan kepada Allah sebelum melaksanakan program-program besar. “Sehebat apa pun perencanaan yang disusun, keberhasilan tidak akan tercapai tanpa pertolongan dan izin dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
Beliau menjelaskan bahwa pada kesempatan ini, pesantren akan melaunching berbagai program yang memiliki target jangka pendek maupun jangka panjang. Karena itu, seluruh SDM diharapkan mempersiapkan diri secara ruhiyah agar mampu mengemban amanah tersebut dengan baik.
Pada pekan-pekan sebelumnya, pimpinan pesantren telah menginstruksikan peningkatan kualitas ruhiyah kepada seluruh SDM melalui berbagai amalan, seperti memperbanyak istigfar, zikir, selawat, mengkhatamkan Al-Qur’an, muhasabah, dan amalan-amalan lainnya.
Upaya tersebut dilakukan sebagai ikhtiar menyiapkan hati dan jiwa dalam menyambut berbagai program yang akan dijalankan. Hari ini puncaknya untuk melaksanakan istigasah bersama.
Lebih lanjut, Ustaz Hartanto menyoroti fenomena maraknya kemaksiatan dan keburukan yang saat ini semakin dinormalisasi di tengah masyarakat. Bahkan, berbagai media turut memperbesar penyebarannya sehingga memberikan pengaruh yang tidak sedikit terhadap kehidupan umat.
Beliau menegaskan bahwa pesantren perlu membuat program yang mampu melindungi hati dan jiwa agar menjadi lebih baik. Banyaknya program yang diinisiasi tentu membutuhkan dukungan bersama dan rida Allah Swt.
Menutup sambutan, Ustaz Hartanto berharap kegiatan Majelis Tarbawiyah dan Istigasah ini menjadi sebab turunnya keberkahan Allah atas seluruh program yang dirancang oleh pesantren. Beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan hati yang bersih dan niat yang tulus demi meraih rida Allah.
Melalui majelis ini, keluarga besar PPTQ Qoryatul Qur’an berharap seluruh program yang akan dijalankan mendapatkan pertolongan, keberkahan, serta kemudahan dari Allah sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi umat.

Posting Komentar untuk "Pembukaan Majelis Tarbawiyah dan Istigasah SDM PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Hartanto Imbau Hadirkan Hati yang Bersih"