Rangkaian Majelis Tarbawiyah dan Istigasah SDM PPTQ Qoryatul Qur’an diisi dengan kegiatan pembacaan dan kajian kitab karya ulama. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Widad El Fayez Gabeng, Sabtu, 5 September 2026, mulai pukul 08.15 WIB.
Ustaz Nasrudin berkenan membacakan kitab Al-Arba'una At-Tijaniyyah karya KH Imam Ghozali, salah satu ulama asal Dukuh Turen, Desa Karakan, Kecamatan Weru, yang lahir pada tahun 1887, yang merupakan perintis Perguruan Al-Islam Surakarta.
KH Imam Ghozali disebut pernah terlibat dalam perintisan dan penyusunan gagasan kurikulum pendidikan Islam bersama sejumlah tokoh ulama, di antaranya KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari.
Namun, menurut penuturan yang berkembang, dokumen atau rancangan tersebut kemudian musnah dalam peristiwa yang dikaitkan dengan PKI, sehingga tidak banyak jejak tertulis yang dapat ditemukan hingga kini.
![]() |
| Ustaz Nasrudin bacakan kitab Al-Arba’una At-Tijaniyyah |
Al-Arba’una At-Tijaniyyah merupakan karya KH Imam Ghozali yang menghimpun hadis-hadis pilihan. Secara umum, kitab al-arba'un merupakan karya yang memuat empat puluh hadis yang dipilih untuk menjadi bahan pembelajaran dan pengamalan.
Melalui hadis-hadis tersebut, pembaca diajak memahami berbagai tuntunan agama yang berkaitan dengan keimanan, ibadah, akhlak, dan kehidupan seorang muslim.
Pemilihan karya KH Imam Ghozali dalam Majelis Tarbawiyah menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan di lingkungan PPTQ Qoryatul Qur’an. SDM pesantren sekaligus diajak mengenal warisan intelektual ulama asal Weru yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan dan pembinaan umat.
KH Imam Ghozali sendiri merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan pendidikan Islam di Surakarta. Selain aktif dalam pendidikan dan dakwah, beliau dikenal sebagai ulama yang produktif menulis.
Ustaz Nasrudin membacakan kitab berbahasa Arab tersebut, segenap peserta menyimak dari salinan yang telah dibagikan. Harapannya peserta bisa mentadaburi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
SDM pesantren hendaklah perlu terus melakukan penguatan iman, ilmu, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal dalam menjalankan amanah mendidik dan memberikan keteladanan kepada para santri.
Pembacaan Al-Arba'una At-Tijaniyyah menjadi salah satu rangkaian yang melengkapi suasana tarbawiyah pagi ini. Semoga menambah wawasan keislaman, menjadi ruang untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, dan memperkuat niat dalam mengemban amanah di PPTQ Qoryatul Qur’an.

Posting Komentar untuk "Ustaz Nasrudin Bacakan Karya KH Imam Ghozali dalam Majelis Tarbawiyah SDM PPTQ Qoryatul Qur’an"