Temu Alumni Internal Qoryatul Qur’an Gagas Dukungan Perkembangan Pesantren

PPTQ Qoryatul Qur’an melalui bidang PUSAKA (Pendamping Studi Lanjut, Alumni, dan Kemitraan Akademik) menggelar Temu Alumni Internal Qoryatul Qur’an pada Jumat, 21 Agustus 2026 di Masjid Nurul Ilmi, Komplek 08 Jonggring Saloka.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga bakda Asar ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan peran alumni dalam mendukung perkembangan pesantren.

Acara dihadiri oleh Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd. selaku Wadir PUSAKA PPTQ Qoryatul Qur’an bersama para alumni dari berbagai unit pendidikan di lingkungan Qoryatul Qur’an, meliputi MTs, MA, Ma’had Aly, dan Maqro.

Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustaz Muhammad Yusuf, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh Ustaz Muhammad Devi Syahputra selaku pembawa acara.

Tim PUSAKA
Temu alumni QQ bersama bagian PUSAKA

Dalam sesi inti, Ustaz Faris Ahmad menyampaikan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menguatkan khidmah para alumni terhadap pesantren. Beliau mengingatkan bahwa para alumni pernah dipersatukan dalam proses belajar dan pembinaan saat menjadi santri, meskipun saat ini telah mengemban amanah dan medan pengabdian yang berbeda-beda.

“Dulu kita bersama ketika nyantri, sekarang Allah memberikan amanah yang beragam kepada masing-masing. Semoga perbedaan amanah tersebut tidak menjauhkan kita, tetapi justru menjadi sarana untuk saling menguatkan dalam kebaikan dan khidmah,” harap beliau.

Lebih lanjut, Ustaz Faris menjelaskan bahwa alumni merupakan bagian penting dari identitas pesantren. Alumni sebagai orang yang pernah belajar di pondok, hendaklah menjadi cerminan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Qoryatul Qur’an.

Keberadaan alumni merupakan aset berharga yang perlu dirawat dan diberdayakan untuk kemajuan pesantren. Untuk itulah, Qoryatul Qur’an berharap alumni terus aktif membersamai perkembangan pondok.

Selanjutnya, setiap alumni diminta menuliskan saran dan masukan pada lembar yang telah disediakan panitia. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program alumni maupun pesantren di masa mendatang.

Suasana keakraban semakin terasa melalui sesi berbagi pengalaman dari beberapa alumni. Ustaz Lathif, yang dikenal sebagai alumni pertama Qoryatul Qur’an, menyampaikan kisah perjuangan dan perjalanan awal pesantren.

Sesi sharing juga diisi oleh Ustaz Irsyad, Ustazah Nurul, dan Ustazah Urfa, yang berbagi pengalaman pengabdian serta pandangan mereka mengenai pentingnya menjaga hubungan baik antara alumni dan almamater.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pendataan jumlah alumni oleh Ustaz Heksa sebagai langkah awal untuk menyusun basis data alumni yang lebih terstruktur. Para peserta juga membahas partisipasi alumni dalam program pengembangan pesantren.

Tidak lupa koordinasi persiapan awal agenda temu alumni yang lebih besar di masa mendatang, serta berbagai hal lain yang berkaitan dengan sinergi dan kontribusi alumni bagi Qoryatul Qur’an.

Kegiatan ditutup dengan pemilihan ketua alumni sebagai langkah awal penguatan organisasi alumni yang diharapkan mampu menjadi penghubung antara alumni dan pesantren.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat, terbentuk kolaborasi yang berkelanjutan, serta tumbuh semangat bersama untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan PPTQ Qoryatul Qur’an.

Kontributor: Ustaz Salman Al Hawari

Posting Komentar untuk "Temu Alumni Internal Qoryatul Qur’an Gagas Dukungan Perkembangan Pesantren"