Santri Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an Mengikuti Ikuti Majelis Penutupan Daurah Sama’ Hadis Al-Muwattha’ Imam Malik di Ponpes Al-Jawi Al-Ilmi Tawangmangu

Setelah menyelesaikan daurah sama’ hadis Al-Muwattha’ Imam Malik di Pondok Pesantren Al-Jawi Al-Ilmi Tawangmangu, Karanganyar selama kurang lebih sepekan, perwakilan asatizah PPTQ Qoryatul Qur’an menjemput para santri Program Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Setelah sampai di Pondok Pesantren Al-Jawi Al-Ilmi Tawangmangu, digelar majelis terlebih dahulu bersama asatizah penjemput sekaligus sebagai penutupan dari rangkaian kegiatan.

Majelis dibuka oleh Ustaz Irsyad Amrullah, Lc., selaku penanggung jawab dari kegiatan daurah. Beliau membuka majelis dan sekaligus menyampaikan laporan kegiatan yang telah diikuti para santri Ta’jil.

“Maasyaallah, santri-santri Ta’jil sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan daurah sama’ Kitab Al-Muwattha’ ini,” begitu Ustaz Irsyad mengawali majelis dengan melaporkan kondisi santri saat belajar.

Asatiz QQ
Majelis bersama asatiz

Beliau juga menyampaikan bahwa para santri dari PPTQ Qoryatul Qur’an dapat memberikan kesan baik karena mereka membuat halaqah mudzakarah di luar majelis daurah bersama syekh. “Yang menarik adalah banyak peserta lain yang ikut majelis mudzakarah bersama santri Ta’jil,” ungkap Ustaz Irsyad.

Kemudian dilanjutkan dengan kesan pesan mengikuti kegiatan daurah sama’ Kitab Al-Muwattha’ oleh perwakilan santri Ta’jil. Pada kesempatan ini, Husin Fadhil Arrajab dan Mukhlas As Sidiq yang mewakili teman-temannya menyampaikan kesan pesan mengikuti daurah sama’ Kitab Al-Muwattha’.

“Kami melihat banyak orang saleh dan berilmu yang sangat tawadu’. Walaupun mereka keilmuannya lebih tinggi dari kita, tapi mereka mau sama-sama menuntut ilmu bersama kami,” kata Husin mengungkapkan kesannya.

Selain itu, lanjut Husin, menurutnya, Syekh juga mengajar dengan penuh khidmah. Beliau tidak berbicara kecuali yang penting-penting saja, dan beliau juga tidak banyak tertawa.

Sementara itu, Mukhlas As Sidiq menyampaikan pengalamannya selama mengikuti daurah. “Kami di sini banyak bertemu dengan orang-orang baik. Tidak sedikit dari kami yang mengambil pelajaran. Ada yang sharing-sharing keilmuan dengan peserta lain, ada yang belajar tahsin dengan peserta lain.”

Setelah selesai sesi sharing pengalaman dari perwakilan santri Ta’jil, kemudian dilanjutkan dengan nasihat dan motivasi dari Ustaz Luthfi Zubaidi, Lc., M.H. dan Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd.

“Kesyukuran yang sangat luar biasa kalian mendapatkan kesempatan emas ini untuk mengikuti daurah sama’ hadis Al-Muwattha’ Imam Malik. Walaupun daurah ini dilaksanakan di Indonesia, tapi rasanya seperti di Timur Tengah,” kata Ustaz Luthfi.

Wadir Litbang PPTQ Qoryatul Qur’an ini manyampaikan harapan, agar kegiatan daurah yang telah diikuti ini dapat menjadi bekal ketika kelak santri akan melanjutkan belajar di luar negeri.

Sementara itu Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd. menyampaikan pesan untuk terus belajar. “Jangan cukupkan diri kalian hanya pada daurah ini saja, kalian harus lebih banyak lagi dalam menuntut ilmu ke depannya.”

Wadir PUSAKA (Pendamping Studi Lanjut, Alumni, dan Kemitraan Akademik) PPTQ Qoryatul Qur’an ini berharap kegiatan ini menjadi titik awal untuk bisa belajar lebih jauh lagi. “Semoga Allah memudahkan langkah kalian semua,” pesan Ustaz Faris.

Foto bersama
Foto bersama

Sebelum majelis ditutup, diadakan penyerahan ijazah kepada setiap santri yang telah mengikuti daurah sebagai apresiasi dari pesantren. Setelahnya, majelis diakhiri dengan foto bersama.

Semoga santri Ta’jil yang telah mengikuti kegaian daurah sama’ hadis Al-Muwattha’ Imam Malik di Pondok Pesantren Al-Jawi Al-Ilmi Tawangmangu ini dapat membawa bahyak ilmu dan pengalamannya serta dapat diamalkan dengan baik.

Reporter: Ustaz Salman Al Hawari

Posting Komentar untuk "Santri Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an Mengikuti Ikuti Majelis Penutupan Daurah Sama’ Hadis Al-Muwattha’ Imam Malik di Ponpes Al-Jawi Al-Ilmi Tawangmangu"