PPTQ Qoryatul Qur’an menerima kunjungan silaturahmi dari tim Arabic Lingual Center (ARLIC) Solo pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 13.30 WIB. Tamu diterima di Meeting Room Lantai 2 Komplek 06 Asemlegi Gabeng.
Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus mengenalkan metode pembelajaran bahasa Arab yang dikembangkan oleh ARLIC kepada para pengelola dan guru bahasa Arab di lingkungan PPTQ Qoryatul Qur’an.
Acara dibuka oleh MC, Ustaz Salman Al Farisi, M.Pd., kemudian dilanjutkan sambutan dari Wakil Direktur PUSAKA (Pendamping Studi Lanjut, Alumni, dan Kemitraan Akademik) PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Faris Ahmad, Lc., M.Pd.
![]() |
| Tim ARLIC Solo berkunjung ke PPTQ Qoryatul Qur’an |
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim ARLIC Solo serta memperkenalkan jajaran yang hadir dari unsur direktorat, Tim PUSAKA, dan para guru bahasa Arab PPTQ Qoryatul Qur’an.
Ustaz Faris Ahmad juga memaparkan sekilas profil PPTQ Qoryatul Qur’an yang telah berkiprah selama 15 tahun dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an.
Selanjutnya, Ketua ARLIC Solo, Ustaz Dr. Ismiyanto, S.H., M.H., memberikan pengantar kegiatan. Beliau memperkenalkan tim yang hadir, yaitu Ustaz Fahmi dan Ustaz Daru Premadya Zulkifli.
Beliau menjelaskan secara singkat mengenai metode pembelajaran bahasa Arab yang dikembangkan oleh ARLIC. Untuk pemaparan lebih jauh, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi secara daring bersama tim ARLIC Pusat Jakarta.
Sosialisasi daring disampaikan langsung oleh Direktur ARLIC Indonesia, Ustaz Alwi Shihab, S.T., beserta tim. ARLIC (Arabic Lingual Center) Indonesia merupakan lembaga yang berdiri di Jakarta pada tahun 2021 sebagai pusat khusus pengajaran bahasa Arab bagi penutur asing.
Lembaga ini hadir dengan tujuan meningkatkan standar pengajaran bahasa Arab menuju level akademik yang profesional. ARLIC mengembangkan metodologi pembelajaran yang dikenal dengan nama Serial Al-Lisan.
Serial Al-Lisan adalah metode terintegrasi yang mengajarkan bahasa Arab tanpa menggunakan bahasa ibu sebagai pengantar. Melalui pendekatan ini, peserta didik dilatih untuk memahami dan berpikir langsung menggunakan bahasa Arab sehingga kemampuan komunikatif dapat berkembang secara lebih alami.
![]() |
| Sosialisasi metode Al-Lisan secara daring dari ARLIC Pusat Jakarta |
Metode tersebut ditujukan bagi penutur non-Arab usia 16 tahun ke atas dan dapat diterapkan di sekolah, perguruan tinggi, maupun lembaga pendidikan nonformal. Ustaz Alwi Shihab juga mempraktikkan secara langsung model pengajaran menggunakan buku Al-Lisan.
ARLIC adalah lembaga yang memiliki jaringan internasional melalui afiliasi dengan The Mother Tongue Center di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. ARLIC juga menjalin kerja sama resmi dengan Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-Arabiyah (IMLA) Indonesia dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab, yang diperkuat melalui penandatanganan addendum MoU pada Januari 2025.
Sebagai bagian dari pengembangan jejaring akademik internasional, tim ARLIC juga memperkenalkan sejumlah program studi lanjut yang dapat diakses melalui kerja sama dan fasilitasi lembaga. Di antaranya adalah program studi Fikih Mazhab Syafi’i di WISE University, Yordania, serta program pendidikan di Universitas Al-Wasathiyah yang berlokasi di Tarim, Hadramaut, Yaman.
Informasi ini membuka wawasan peserta mengenai peluang melanjutkan studi ke Timur Tengah sekaligus memperkuat kompetensi bahasa Arab sebagai bekal untuk mengikuti pendidikan tinggi di berbagai lembaga internasional.
Pada sesi akhir, selain memperkenalkan program pembelajaran bahasa Arab, Ketua ARLIC Solo, Ustaz Dr. Ismiyanto, S.H., M.H., yang juga merupakan akademisi, dosen, dan pakar hukum di UNIBA (Universitas Islam Batik) Surakarta, turut menyampaikan informasi mengenai peluang Beasiswa Wakil Gubernur Jawa Tengah yang dapat diakses melalui UNIBA.
Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi pengajar atau alumni pesantren yang memiliki kemampuan membaca kitab kuning, lulus ujian kebangsaan, diterima di salah satu perguruan tinggi mitra, serta memiliki hafalan Al-Qur’an tanpa batasan jumlah juz tertentu.
Informasi ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi santri dan alumni pesantren untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
![]() |
| Foto bersama setelah majelis |
Melalui kunjungan ini diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara PPTQ Qoryatul Qur’an dan ARLIC dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab bagi para santri dan asatizah.



Posting Komentar untuk "PPTQ Qoryatul Qur’an Terima Kunjungan ARLIC Solo, Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Metode Al-Lisan"