Suasana di Komplek 01 Kauman 2, PPTQ Qoryatul Qur’an, pada Kamis pagi 30 April 2026, tampak berbeda dari biasanya. Para santri kelas akhir dari unit MTsTQ dan MATQ Qoryatul Qur’an berkumpul dengan raut wajah serius dan penuh semangat.
Hari ini menjadi titik pembuktian bagi mereka dalam gelaran Khitobah Bahasa Arab, sebuah rangkaian ujian publik yang dirancang untuk menguji kecakapan retorika dan penguasaan bahasa arab para calon dai masa depan ini.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dipandu oleh duet MC Akbar dan Qisal (santri MA kelas 2) yang membawakan acara dengan lugas. Kesyahduan menyelimuti lokasi saat Syamil (santri MA kelas 2) melantunkan ayat suci Al-Qur'an sebagai pembuka keberkahan kegiatan.
Ketua Panitia, Ustaz Syam Sani Kurniawan, S.Pd., dalam laporannya menekankan bahwa ujian ini adalah muara dari seluruh proses belajar santri selama bertahun-tahun di pondok.
"Ini adalah momen akhir kalian di pondok. Seluruh hasil tempaan kalian akan ditampilkan di sini. Ini bukan sekadar ujian, tapi bekal agar ketika nanti kalian terjun dan menyampaikan dakwah di tengah masyarakat, pesan tersebut dapat tersampaikan secara rapi dan terukur," ujar Ustaz Syam Sani.
Wadir Pengajaran PPTQ Qoryatul Qur'an, Ustaz Nasrudin, hadir memberikan sambutan sekaligus arahan. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari jajaran asatizah hingga panitia yang telah menyiapkan acara ini.
![]() |
| Ustaz Nasrudin memberikan motivasi |
Beliau mengingatkan para santri bahwa apa yang mereka tampilkan hari ini adalah buah dari konsistensi. Ini adalah hasil latihan panjang. Kemampuan public speaking hari ini adalah hasil dari latihan rutin (muhadharah) yang dijalani selama tiga tahun.
Beliau berpesan agar kegiatan ini diniatkan semata-mata sebagai wasilah (perantara) menjemput rahmat Allah. Ustaz Nasrudin meminta santri tetap rendah hati dan tidak berhenti memohon kemudahan kepada-Nya.
"Manfaatkan momen ini dengan maksimal. Ini adalah kesempatan terakhir yang diberikan pesantren bagi kalian untuk mengekspresikan kemampuan diri sebelum masa pendidikan berakhir," pungkas beliau.
Acara dilanjutkan dengan arahan teknis oleh Ustaz Syam Sani. Para santri kelas 3 MTs dan MA ini kemudian dibagi ke dalam beberapa regu dan menempati tempat-tempat ujian yang telah ditentukan.
Beliau menekankan bahwa fokus penilaian dalam khitobah ini mencakup kefasihan bahasa, kedalaman materi, hingga adab dan cara penyampaian di atas mimbar.
Turut hadir dalam acara ini Ustaz Agus Umar Ar-Rifa'i, S.Pd.I. selaku Kepala MTsTQ Qoryatul serta Ustaz Muhammad Negus yang merupakan kepala Komplek 05 Alasombo, tempat asrama santri putra kelas 3 MA.
![]() |
| Suasana pembukaan ujian khitobah |
Kehadiran para ustaz adalah untuk memberikan dukungan moral bagi para peserta ujian. Memberikan kesan bahwa kegiatan ini adalah sebuah event penting bagi para santri.
Akhirnya kita berharap, dengan momentum seperti ini mampu melahirkan kader-kader dai penghafal Al-Qur'an yang cakap dalam berorasi dan berdakwah menggunakan bahasa internasional, sesuai dengan visi besar PPTQ Qoryatul Qur’an.
Reporter: Ustaz Salman Al Hawari


Posting Komentar untuk "Pembukaan Khitobah Bahasa Arab MTsTQ dan MATQ Qoryatul Qur’an Putra di Komplek Kauman 2"