Haidar Ahmad, Santri Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an, Raih Kemenangan di Ajang MMA Kelas 52 Kg Sport Fest KODIM Klaten 2025

Kabar membanggakan datang dari santri MATQ Qoryatul Qur’an. Seorang santri berhasil menorehkan prestasi di ajang bela diri Mixed Martial Art (MMA) dalam kegiatan Sport Fest KODIM Klaten 2025 yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di GOR Gelarsena Klaten.

Ajang fight show tersebut merupakan kompetisi bergengsi yang menghadirkan berbagai macam lomba bela diri dengan jumlah peserta mencapai 200-an orang. Dalam event ini, cabang MMA mempertandingkan 16 partai, termasuk salah satunya kelas 52 kg.

Santri berprestasi tersebut adalah Haidar Ahmad, santri kelas XII Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an, yang berasal dari Colomadu, Karanganyar. Haidar merupakan anak pertama dari empat bersaudara, putra pasangan Bapak Hasan Al Rosyid dan Ibu Nia Inayah.

Haidar Ahmad
Haidar Ahmad

Dalam kejuaraan tersebut, Haidar berhasil meraih kemenangan (winner) pada kelas 52 kg. Prestasi ini membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang olahraga, bahkan yang tergolong ekstrem seperti MMA.

Haidar mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam lomba ini didorong oleh keinginannya untuk menginspirasi. “Saya ingin menunjukkan bahwa santri pondok tidak hanya belajar mengaji semata, tetapi juga bisa berprestasi di bidang lain, bahkan yang kadang tidak terpikirkan seperti MMA ini,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa sejak awal memang memiliki ketertarikan pada olahraga bela diri combat sport, khususnya MMA dengan aliran Jiu Jitsu. Untuk mengasah kemampuannya, sejak tahun 2024 ia bergabung di camp HAN Academy Colomadu. Namun, karena kesibukan di pesantren, Haidar hanya bisa berlatih saat liburan pondok (perpulangan), sebulan sekali.

Menariknya, kegemaran ini tidak hanya ia jalani sendiri. Haidar turut menularkan semangat bela diri kepada teman-temannya di pesantren. Saat ini, setidaknya ada lima santri Qoryatul Qur’an yang ikut belajar bersamanya di sela waktu luang dari aktivitas pesantren.

Dari sisi keluarga, Haidar mendapatkan dukungan penuh dari sang ayah, sementara sang ibu pada dasarnya masih menyimpan kekhawatiran jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berlatih dan berprestasi.

Sebelum meraih kemenangan di ajang MMA ini, Haidar juga pernah mengikuti lomba Jiu Jitsu dalam turnamen HAN Championship 2025. Meski belum meraih juara, ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari pertandingan tersebut.

Tidak berhenti di situ, selang beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Sabtu, 7 November 2025, Haidar juga berhasil meraih kemenangan dalam event Sport Fight Festival Amateur Boxing Exhibition yang digelar di Heritage Rasa Madu Sukoharjo.

Keikutsertaannya di GOR Gelarsena Klaten ini menjadi event ketiga yang ia ikuti, dan kembali membuahkan hasil membanggakan dengan meraih gelar winner.

Ke depan, Haidar berharap dapat mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi dan mampu membawa nama Islam di kancah oktagon. “Harapannya, saya bisa terus berkembang dan membawa nama Islam dalam dunia MMA,” ungkapnya.

Di akhir, ia juga menyampaikan pesan kepada sesama santri. “Untuk teman-teman yang mondok, teruslah meraih impian. Jangan sampai kalah dengan orang yang di luar pesantren. Mari kita tunjukkan kompetensi kita dalam hal apa pun, tidak harus yang bersifat keagamaan. Justru di situlah kita bisa menunjukkan syiar Islam dalam momen apa pun,” pesannya.

Posting Komentar untuk "Haidar Ahmad, Santri Ta’jil MATQ Qoryatul Qur’an, Raih Kemenangan di Ajang MMA Kelas 52 Kg Sport Fest KODIM Klaten 2025"