Pembukaan Ujian Terbuka Tugas Akhir Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2023/2024

Tiba masa bagi para mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an tahun ajaran 2023/2024 memasuki ujian terbuka tugas akhir (munaqasyah). Mengawali kegiatan ini, dilaksanakan pembukaan di komplek Babadan, Karangmojo, pada hari Selasa, 26 Desember 2023 pagi.

Kegiatan yang dihadiri yayasan dan direktorat ini dipandu oleh Ustaz Faris Ahmad selaku MC. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu mahasantri, agar menurunkan keberkahan dari Allah ﷻ.

Setyadi Prihatno
Ustaz Setyadi berikan sambutan

Pada sambutan dan laporan panitia, Kepala Unit Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Ustaz Luthfi Zubaidi, Lc., M.H.I mengatakan bahwa hari ini menjadi penting bagi para mahasantri yang telah menyelesaikan tugas akhir menyusun karya tulis ilmiah atau skripsi.

Ustaz Luthfi menyebutkan ada 14 mahasantri putra dan 35 mahasantri putri yang akan mengikuti ujian terbuka kali ini, di hapadan 14 dewan penguji. Nantinya akan dibagi 7 kelompok di Babadan dan Pucung.

Sambutan berikutnya oleh Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I. Bagi Pak Direktur, kegiatan munaqasyah ini adalah tradisi keilmuan yang harus kita jaga.

Ustaz Setyadi lantas menyampaikan terkait fenomena lost of adab yang terjadi di dunia pendidikan kita, ketika banyak orang berilmu tapi tidak memiliki adab. Ketika ilmu pengetahuan tidak teraplikasikan dalam perbuatan. Padahal sesungguhnya ilmu itu harus tercermin pada akhlaknya.

Adab itu bukan sekadar sopan santun atau etika, tapi kemampuan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Pak Direktur kemudian menganalogikan dengan mengambil gelas. Gelas ini bolehkah diisi nasi? Boleh, tapi tidak beradab. Cadar untuk lap juga boleh, tapi tidak beradab. Tidur saat bermajelis juga boleh, tapi bukan pada tempatnya.

Lost of adab ini adalah permasalahan kita bersama. Fenomena yang terjadi ini adalah gejala umum. Dilemanya ketika berada dalam kekritisan terhadap ilmu. Misal, dilarang riba, maka dicari bagaimana agar diperbolehkan. Zina dilarang maka disebut pacaran, lalu menurun ke kata taaruf, sehingga seakan tak termasuk mendekati zina.

Pembukaan ujian terbuka
Acara pembukaan

Janganlah kita hanya sibuk mengumpulkan pengetahuan, tapi hendaklah membangun ilmu pengetahuan dengan implementasi dalam akhlak. Hakikat pendidikan mengubah perilaku jahiliah menuju ke perilaku islami.

Mundurnya Islam saat ini, terpuruknya umat, bukan karena tak terpelajar, justru banyak umat Islam terpelajar. Sayangnya, muatan keilmuan yang diajarkan bukan bernilai islam. Pendapat orientalis lebih familiar dibanding ilmuwan-ilmuwan Islam. Semua ilmu kita harus berada dalam cara pandang Islam.

Acara selanjutnya adalah nasihat singkat sekaligus membuka ujian terbuka oleh Ustaz Ihsan Saifudin. Sebelumnya, beliau menyampaikan sebuah hadis tentang anjuran singgah ke majelis ilmu berikut ini.

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِذَامَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوْاقَالُوْ ايَارَسُوْلَ اللَّهِ ,وَمَارِيَاضُ الْجَنَّةِ؟ قَالَ مَجَالِسُ الْعِلْمِ.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda: Ketika lewat kalian di taman-taman surga, maka singgahlah. Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apa taman-taman surga itu? Rasulullah menjawab: taman-taman surga itu adalah majelis-majelis ilmu.

Terkait ujian terbuka tugas akhir Ma’had Aly Qoryatul Qur’an, beliau pun menyampaikan pentingnya membaca dan menulis bagi umat Islam. Beliau menyampaikan sebuah kutipan terkenal di dunia kepenulisan.

“Jika engkau ingin mengenal dunia, maka membacalah. Namun, jika engkau ingin dikenal oleh dunia, maka menulislah.” (Pramoedya Ananta Toer).

Tradisi tulis-menulis harus menjadi tradisi kebaikan bagi umat Islam. Agar tidak terjadi kemandegan dan keterputusan ilmiah. Tradisi ini juga telah dilestarikan para ulama terdahulu hingga menjadi bermacam kitab.

Ihsan Saifudin
Ustaz Ihsan Saifudin berikan nasihat

Barang siapa mencari ilmu untuk diamalkan maka akan menjadi hidayah, dan barangsiapa mencari ilmu dan tidak diamalkan maka akan jadi kesombongan.

Imam As Syafi Rahimahullah mengatakan,

اصبر على مر من الجفا معلم . فإن رسوب العلم في نفراته

Bersabarlah terhadap kerasnya sikap seorang guru. Sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya.”

Ada seorang syekh punya kebiasaan kurang baik, yakni di sela mengajar selalu meludah ke kiri. Ada santri baru belum tahu kebiasaan itu, maka ia duduk di kiri Syekh yang sengaja tidak diisi santri lama yang tahu kebiasaan itu.

Santri baru itu kena ludah berulang kali tapi tidak mau pindah karena takut menyinggung perasaan Syekh itu. Sehingga ia mendapatkan ilmu yang berkah.

TAkhKIM
Suasana ujian karya tulis Ma'had Aly QQ

Selanjutnya, Ustaz Ihsan membuka ujian terbuka tugas akhir Ma’had Aly Qoryatul Qur’an ini dengan mengajak seluruh yang hadir membaca Surat Al Fatihah dan basmalah. Doa dipimpin Ustaz Luthfi Zubaidi.

Posting Komentar untuk "Pembukaan Ujian Terbuka Tugas Akhir Mahasantri Ma’had Aly Qoryatul Qur’an Tahun Ajaran 2023/2024"