PPTQ Qoryatul Qur’an melaunching tiga program strategis pada kesempatan Majelis Tarbawiyah dan Istigasah SDM PPTQ Qoryatul Qur’an di Masjid Widad El Fayez Gabeng, Sabtu pagi, 5 September 2026. Tiga program tersebut meliputi Akademi Pranikah dan Keluarga Dakwah, Taruni Almaqdisi, serta Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2027/2028.
Akademi Pranikah dan Keluarga Dakwah
Program pertama yang diperkenalkan adalah Akademi Pranikah dan Keluarga Dakwah. Penjelasan program disampaikan oleh Wadir Kepengasuhan PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Edi Casedi, S.Pd.I., M.P.I.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata pesantren untuk mengundang keberkahan dan keridaan Allah bagi SDM yang terlibat langsung dalam perjuangan di pesantren. Akademi tersebut diarahkan untuk membekali para kader dengan keilmuan dan kesiapan dalam membangun keluarga dakwah.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi para kader untuk saling menguatkan dalam menjalankan dakwah setelah memasuki kehidupan pernikahan. Tindak lanjut program ini akan dilakukan melalui Muslimah Center Ummahat PPTQ Qoryatul Qur’an.
Taruni Almaqdisi
Program kedua yang dilaunching adalah Taruni Almaqdisi, yang penjelasannya disampaikan oleh Ustaz Munadhif, mewakili instruktur Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an.
Taruni Almaqdisi merupakan program satuan khusus bagi santriwati yang digagas oleh Tim Leadership PPTQ Qoryatul Qur’an. Program ini diarahkan untuk mempersiapkan santriwati agar memiliki kapasitas sebagai murabbiyah di lingkungan pesantren sekaligus menjadi sosok mujahidah yang tangguh.
Tidak hanya kemampuan akademik dan keilmuan, program tersebut menekankan pentingnya pembangunan mentalitas santriwati. Kekuatan mental dipandang sebagai salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan perjuangan.
“Mentalitas yang kuat akan mengangkat fisik yang lemah,” demikian pesan yang ditekankan dalam penjelasan program Taruni Almaqdisi. Melalui program ini, pesantren berharap lahir santriwati yang memiliki ketangguhan mental, kesiapan berjuang, serta kemampuan untuk mengambil peran dalam pembinaan generasi Qurani.
PSB 2027/2028
Program ketiga yang dilaunching adalah Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2027/2028. Program tahunan ini menjadi program penting bagi pesantren.
PSB tidak diposisikan semata-mata sebagai kegiatan untuk memperoleh keuntungan duniawi. Lebih dari itu, penerimaan santri baru menjadi bagian dari misi pesantren untuk memperluas kebermanfaatan dan menghadirkan semakin banyak kebaikan di tengah umat.
![]() |
| Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an launching tiga program pesantren |
Momentum launching Akademi Pranikah dan Keluarga Dakwah, Taruni Almaqdisi, serta Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2027/2028, ditandai dengan penandatanganan oleh Direktur Umum PPTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Setyadi Prihatno, S.Sos., M.P.I.
Beliau mengingatkan seluruh SDM agar senantiasa menjaga orientasi pada akhirat dalam menjalankan setiap program dan amanah pesantren. Berbagai program yang dirancang tidak boleh berhenti pada pencapaian duniawi, tetapi harus menjadi sarana untuk meraih keridaan Allah dan memberikan manfaat bagi umat.
Seluruh ikhtiar tersebut diarahkan untuk mewujudkan cita-cita besar PPTQ Qoryatul Qur’an, yaitu melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi solusi atas berbagai problematika umat.
Selanjutnya, doa dipimpin oleh Ustaz Didik Efendi. Doa menjadi bagian penting dalam momentum launching sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon pertolongan, keberkahan, dan kemudahan dari Allah dalam pelaksanaan seluruh program yang akan dijalankan.
Dengan landasan ruhiyah dan orientasi akhirat, program-program tersebut diharapkan dapat berjalan secara terarah, mendapatkan keberkahan Allah, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi pesantren dan umat.

Posting Komentar untuk "PPTQ Qoryatul Qur’an Launching Program Akademi Pranikah dan Keluarga Dakwah, Taruni Almaqdisi, serta PSB Tahun Pelajaran 2027/2028"