Pada suasana pagi yang sejuk dan penuh keberkahan di Bumi Perkemahan QQ Alasombo, para peserta ISTECH Fun Camp mengikuti kajian bakda Subuh yang disampaikan oleh Kepala MTsTQ Qoryatul Qur’an, Ustaz Agus Umar Ar-Rifa'i, S.Pd.I.
Tepatnya hari kedua kemah, yakni pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 05.30 WIB. Kajian bakda Salat Subuh ini menjadi salah satu rangkaian pembinaan ruhiyah yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman dan memperkuat keimanan santri.
Ustaz Agus Umar mengingatkan bahwa kenikmatan yang bersifat akhirat hendaklah lebih disyukuri daripada kenikmatan duniawi. Nikmat akhirat itu di antaranya bisa salat, murajaah, bermajelis ilmu, dan sebagainya.
Sebagaimana badan kita perlu asupan makanan, maka hati kita pun butuh asupan siraman rohani. Saat badan sakit kita butuh obat, begitu pun hati ketika sakit maka membutuhkan obat hati, di antaranya adalah berkumpul dengan orang saleh.
![]() |
| Ustaz Agus Umar memberikan semangat peserta ISTECH Fun Camp |
Setelah seharian mengikuti kegiatan di Bumi Perkemahan QQ Alasombo bersama instruktur dari Komcad TNI, tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga, tidak semua orang berkesempatan mengikutinya.
Semua orang ingin sukses di masa depan, untuk menggapainya banyak anak tangga yang harus ditempuh. Sebatang pensil saja kalau mau bermanfaat untuk menulis, maka ia perlu diraut. Bahkan tak jarang harus patah dulu.
Mentalitas kuat harus dididik dengan keras agar terbentuk. Begitulah yang telah dilalui seharian di ISTECH Fun Camp kemarin. Agar jangan menjadi generasi muda yang lembek dan gampang menyerah pada tantangan yang ada.
Ustaz Agus Umar kemudian mengeluarkan uang kertas senilai seratus ribu rupiah. Semua orang tentu mau diberi uang kertas ini. Bahkan ketika uang tersebut diremas sedemikian rupa. Atau dikotori dan dibuang di tempat jorok sekalipun, kita tetap mau memungutnya.
Mengapa orang mau dengan selembar kertas ini? Karena ada nilainya. Maka begitu juga kita, agar dihargai orang maka kita harus memiliki nilai-nilai. Nilai itulah yang ditanamkan di ISTECH, termasuk dengan mengikuti perkemahan selama dua hari ini.
Nilai itu bisa berupa kepandaian akademik kita. Tapi nilai yang lebih besar dari kepandaian adalah attitude kita sebagai generasi muda. Yakni sikap, adab, dan kepatuhan. Itulah yang terlihat sebagai akhlak seorang anak muslim.
Adab diibaratkan garam, ilmu diibaratkan tepung. Keduanya sama-sama penting, tetapi adab menjadi penentu nilai dan keberkahan ilmu. Seperti garam yang jumlahnya sedikit namun menentukan rasa seluruh makanan, adab yang baik akan menjadikan ilmu bermanfaat dan membawa kebaikan.
Sebaliknya, ilmu yang banyak tanpa adab ibarat makanan tanpa garam: ada bentuknya, tetapi kehilangan cita rasa dan manfaatnya. Oleh karena itu, para ulama menekankan pentingnya mendahulukan adab sebelum menuntut ilmu.
Ustaz Agus Umar memberikan suntikan semangat kepada segenap santri untuk mengikuti kegiatan hari kedua ISTECH Fun Camp dengan lebih sungguh-sungguh. Harapannya, tujuan dari pelaksanaan kemah ini tercapai, yakni membentuk kedisiplinan santri.

Posting Komentar untuk "Kajian Subuh bersama Ustaz Agus Umar, Peserta ISTECH Fun Camp Diingatkan tentang Nilai-Nilai yang Menjadikan Diri Berharga"