Santri yang tergabung dalam satuan khusus Taruna Almaqdisi dari unit Ma’had Aly dan sebagian santri MA mengikuti Pelatihan Ilmu Pertukangan yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan QQ Alasombo pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekira pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para santri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam bidang pertukangan sebagai bekal pengabdian dan kemandirian di masa mendatang.
Pelatihan dipandu oleh Abah Istanto selaku kepala proyek pembangunan di PPTQ Qoryatul Qur’an, yang berkenan memberikan materi sekaligus praktik lapangan. Kegiatan diawali dengan penyampaian motivasi tentang pentingnya semangat perjuangan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.
![]() |
| Abah Istanto menjelaskan pentingnya ilmu pertukangan |
Abah Istanto menekankan bahwa seorang santri tidak hanya perlu memiliki kemampuan keilmuan, tetapi juga keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan dan perjuangan dakwah. Di antaranya adalah menguasai ilmu pertukangan.
Beliau bahkan menyampaikan bahwa salah satu hal penting yang perlu diperhatikan di pesantren adalah ilmu palka gebang atau keterampilan pertukangan dan pembangunan. Menurut beliau, keberlangsungan berbagai sarana dan prasarana pesantren tidak lepas dari peran keterampilan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tiga hal yang menurutnya memiliki peran penting dalam perjalanan pendidikan di PPTQ Qoryatul Qur’an, yaitu leadership, palka Glgebang, dan pendidikan niha’i (kelas akhir).
![]() |
| Pelatihan mengukur ketinggian dengan bantuan selang air |
Ketiganya menjadi unsur yang saling melengkapi dalam membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan santri dalam mengemban amanah dakwah dan pengabdian.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa pelatihan mengukur ketinggian menggunakan selang air. Para santri mempelajari teknik dasar pengukuran yang sering digunakan dalam pekerjaan konstruksi dan pembangunan.
Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang dipelajari. Abah Istanto dengan sabar menjelaskan dan mengarahkan jalannya pelatihan, sehingga berlangsung dengan antusias dan penuh perhatian dari para peserta.
Diharapkan melalui pelatihan ini, santri Taruna Almaqdisi semakin memiliki wawasan keterampilan yang luas, semangat perjuangan yang kuat, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang pengabdian di lingkungan pesantren maupun masyarakat.
Kontributor: Ustaz Salman Al Hawari


Posting Komentar untuk "Bekal Kemandirian, Taruna Almaqdisi Ikuti Pelatihan Ilmu Pertukangan bersama Abah Istanto"