Ustaz Warjianto: Implementasi 5R dalam Pengelolaan Tempat Kerja di Pesantren

Segala sesuatu harus kita pikirkan, bahkan hal sekecil apapun di sekitar kita. Kita coba berkenalan dengan budaya kerja yang disebut dengan 5R. Kita pahami konsep dan manfaat program 5R dan memahami tahap implementasi dalam pengelolaan pesantren.

Budaya Kerja 5R dari Jepang

Budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) merupakan suatu metode penataan dan pemeliharaan wilayah kerja secara intensif yang berasal dari Jepang yang dikenal dengan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, dan Shitsuke) yang digunakan oleh manajemen dalam usaha memelihara ketertiban, efisiensi, dan disiplin di lokasi kerja sekaligus meningkatan kinerja secara menyeluruh.

Dengan mengikuti penataran 5R ini, harapannya kita bisa menerapkan dalam sikap, perilaku, dan tempat kerja yang akhirnya menjadi kebiasaan atau habit dan membudaya. Jadi tak hanya bisa diterapkan dalam perusahaan, melainkan juga di lembaga seperti pesantren.

Ustaz Warjianto
Ustaz Warjianto kenalkan budaya kerja 5R

Proses pengubahan sikap dengan menerapkan penataan dan kebersihan tempat kerja. Tempat kerja mencerminkan perilaku dan perlakuan seseorang terhadap pekerjaan. Semua pasti sepakat, tempat kerja yang sumpek tak akan membuat kita jadi betah dan nyaman bekerja.

Ketika semua bisa teratur rapi maka akan mudah mencari berkas saat dibutuhkan. Akan menyingkat waktu dalam mencari sesuatu yang dibutuhkan. Dan ini berawal dari hal kecil yang sering kali kita sepelekan, yakni meringkas dan merapikan tempat kerja.

Sebenarnya, 5R adalah konsep mendasar. Pokok yang paling pokok. Sehingga saking mendasarnya, banyak orang menganggap hal itu bisa ada dengan sendirinya. Tapi ternyata tidak, kelimanya harus diciptakan sendiri oleh para pelakunya.

Penerapan Budaya 5R untuk Tempat Kerja di Pesantren

Sebagaimana disebutkan di atas, 5R adalah budaya kerja dari Jepang yang sudah banyak diimplementasikan di berbagai negara dengan beragam istilah. Dari 5S di Jepang, menjadi 5R di Indonesia. Kita bahas satu per satu.

Ringkas

Makna Ringkas dimulai dengan pemilahan semua item menjadi 3 kategori yakni diperlukan, ragu-ragu, dan tidak diperlukan. Dengan memilahnya, maka kita bisa tahu seberapa barang efektif dan menyingkirkan yang tidak dimanfaatkan sehingga tidak berlebihan jumlahnya. Memelihara barang tak terpakai akan merugikan kita. Rugi tempat dan rugi waktu.

Rapi

Setelah meringkas maka kita harus merapikan. Semua item yang masih diperlukan dalam pekerjaan harus berada di tempatnya. Beri identifikasi nama yang distandarkan. Setiap orang harus mematuhi aturan penyimpanan dan ada mekanisme pemastiannya. Dengan demikian, ketika ada yang dibutuhkan bisa langsung diambil.

Resik

Resik atau bersih adalah dengan membersihkan, memeriksa, mencari sumber penyebab kotor, mengupayakan kondisi optimum, dan mewujudkan tempat kerja yang bersih. Didukung dengan menyediakan sarana kebersihan, menyusun standarisasi tata cara kebersihan dan tetap lakukan evaluasi.

Rawat

Rawat adalah memelihara ketiga hal di atas. Laksanakan standarisasi tempat kerja, mempertahankan kondisi optimum, menunjukkan tempat kerja yang bebas kesalahan dengan mengadakan kontrol sistem.

Rajin

Rajin terbentuk dengan terbiasanya merawat apa yang sudah diterapkan. Terbiasa melaksanakan standar kerja yang telah disepakati. Terbiasa dengan kebiasaan positif yang sudah diterapkan.

Penerapan budaya kerja 5R memang perlu pelatihan dan penyamaan persepsi, menyepakati jadwal penerapan dan tata letaknya. Buat ketentuan yang disepakati dan selalu perlu diadakan evaluasi.

Tingkat penerapan 5R adalah aktif, efektif, dan preventif. Ketika kita aktif menerapkan 5R maka akan menjadi efektif. Dengan efektifnya penerapan 5R maka akan menjadi preventif. Sehingga akan bermanfaat untuk optimalisasi produktivitas, efisiensi biaya dan juga penghematan. 

Disampaikan Ustaz Warjianto, asisten manager PT. Sido Muncul, pada acara Penataran SDM Pengelola dan Pengajar PPTQ Qoryatul Qur’an, 22 Juli 2023 di Masjid Widad El Fayez, Komplek Asem Legi, Gabeng.

Posting Komentar untuk "Ustaz Warjianto: Implementasi 5R dalam Pengelolaan Tempat Kerja di Pesantren"